ARVC Team

Team ARVC saat berada di jembatan Suramadu.

ARVC Team

ARVC Team berpartisipasi dalan kegiatan JAMNAS PVN 3 di Malang

ARVC Team

ARVC Team berpartisipasi pada Vario Showcase di JAMNAS PVN 3 di Malang.

ARVC Team

ARVC Team dalam perjalanan menuju JAMNAS PVN 3 di Malang

ARVC Team

ARVC Team bersama anggota club motor Vario di JAMNAS PVN 3 di Malang

Selasa, 26 Februari 2013

Tips Berkendara Motor Bagi Ibu Hamil


Di era emansipasi seperti saat ini, wanita tidak kalah sibuknya dengan pria, termasuk dalam beraktifitas menggunakan sepeda motor. Bahkan dikala hamil, aktifitas berkendara menggunakan motor mesti dilakoni demi rutinitas. Penting diingat, faktor vibrasi atau getaran dari motor memiliki risiko terhadap kesehatan kandungan. Baik itu ketika motor dalam keadaan langsam maupun melibas medan yang rusak.

Wanita hamil diperbolehkan untuk mengendarai sepeda motor dengan catatan tidak ada faktor risiko, yakni sebelumnya sempat terjadi flek atau pendarahan. Dalam usia kandungan pertama sampai 14 minggu, merupakan usia kandungan yang rawan dan harus tetap diperhatikan bila sang ibu hamil masih mengendarai motor. Karena kondisi janin masih labil serta belum terlalu kuat untuk terkena guncangan saat melewati lubang atau jalanan rusak. “Kemudian pada usia kandungan 28 hingga 37 minggu kandungan harus tetap di perhatikan, itu juga merupakan fase-fase rawan.

Perlu juga diperhatikan karena kondisi fisik pada wanita hamil berbeda – beda sehingga harus di evaluasi, yaitu jika setelah setengah jam mengendarai motor lalu terjadi kontraksi atau mules – mules lebih baik jangan mengendarai motor lagi. Disarankan langsung istirahat tetapi ada juga wanita hamil yang daya tahan tubuhnya kuat. Untuk itu jagalah kondisi tubuh dan kandungan, jika tidak dalam kondisi yang fit lebih baik jangan memaksakan untuk tetap mengendarai motor.

semoga bermanfaat ya info dari kami..

Tips Berkendara Motor Jarak Jauh


Sekarang ini, kalau kita lihat di jalanan, lalu lalang kendaraan bermotor maupun mobil mulai terlihat selalu ramai. Dan tetap saja yang paling banyak mendominasi jalan raya adalah kendaraan roda dua.

Untuk itu, jangan dianggap sepele ya. Apalagi keluarga di rumah sudah menanti. Pastikan keselamatan diri adalah prioritas.

Berikut ini adalah 6 tips supaya badan tetap bugar ketika berkendara motor. 

1. Lakukan Pemanasan

Sebelum berangkat melakukan perjalanan yang membutuhkan waktu 1 – 2 jam, lakukan pemanasan layaknya sebelum berolah raga selama 3 – 5 menit. Hal ini dimaksudkan agar otot-otot seluruh badan tidak kaku, sehingga seolah tertarik kala duduk di atas sadel sepeda motor. Otot yang tidak kaku dan aliran darah yang lancar akan menjadikan badan lebih lentur. Sehingga, saat melakukan manuver di atas motor, otot-otot pun fleksibel.

Cara pemanasan pun tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Lakukan pemanasan mulai dari kepala atau leher, kemudian pundak, lengan atas, lengan bawah, pinggang, lutut, hingga pergelangan kaki. Setelah itu, lakukan relaksasi dengan menarik dan membuang napas secara perlahan tiga kali.

 2. Atur Posisi Duduk Yang Tepat

Cara duduk di atas jok atau sadel sepeda motor juga turut memberikan andil bagi timbulnya kelelahan. Upayakan posisi pinggang tegak namun tetap santai. Begitu pun dengan posisi tangan, pastikan tidak membentuk sudut 30 derajat dari setang. Oleh karena itu, upayakan setang motor tidak terlalu tinggi.

Posisi yang santai dan tidak membungkuk tersebut dimaksudkan agar pengendara bisa nyaman di saat melakukan manuver. Selain itu dengan posisi yang membungkuk dapat menekan otot perut. Bahkan, posisi seperti itu disebut-sebut sangat berpotensi menyebabkan wasir.

 3. Gunakan Helm, Jaket, Pelindung Lutut dan Siku Sesuai Standar

Hal lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah menggunakan peranti perlindungan yang sesuai standar. Helm menjadi perlengkapan yang wajib dipakai. Sebab, peranti itu sangat penting untuk melindungi bagian kepala bila terjadi kecelakaan, baik terjatuh maupun tabrakan. Fakta yang ada menunjukkan, 70 persen kematian saat kecelakaan diakibatkan oleh luka di kepala.

Adapun jaket, pelindung lutut dan siku, juga diperlukan agar bagian-bagian tubuh kita yang vital itu terlindungi. Satu hal lagi, saat berkendara itu sebaiknya memakai sepatu.

 4. Jangan Memakai Celana Ketat Celana

yang terlampau ketat akan menekan otot perut. Walhasil, pengendara tidak akan leluasa saat melakukan berbagai manuver. Terlebih bila perjalanan tersebut menempuh jarak puluhan atau bahkan ratusan kilometer.

Upayakan menggunakan celana yang sedikit longgar atau celana dari bahan kulit. Selain berhawa dingin, celana dari bahan kulit juga memberikan keleluasan saat Anda melakukan manuver.

 5. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat 

Selama perjalanan, banyak sekali cairan tubuh yang terkuras dalam bentuk keringat. Terkurasnya cairan tubuh tidak hanya berpotensi menyebabkan konsentrasi berkurang, begitu pun dengan tenaga.

 Akibatnya, kemampuan refleks Anda akan berkurang. Oleh karena itu bila Anda beristirahat upayakan untuk minum air putih sebanyak-banyaknya. Selain menjaga kesehatan ginjal, dengan banyak minum air putih akan mengurangi tingkat kelelahan.

 6. Segera Mandi Setelah Sampai Tujuan 

Selama ini terdapat anggapan, setelah melakukan perjalanan jarak jauh dilarang untuk segera mandi. Padahal, anggapan seperti itu salah. Pasalnya, sepanjang perjalanan tubuh banyak berkeringat. Aliran cairan tubuh tersebut bisa bercampur dengan berbagai kotoran yang melekat di tubuh.

Walhasil, pori-pori yang seharusnya menjadi saluran untuk mengeluarkan cairan dari tubuh tersumbat. Bila hal itu terjadi, maka rasa lelah pun akan semakin menjadi-jadi.

Selain itu, dengan mandi, aliran darah di tubuh juga akan lancar kembali. Bila tempat dan waktu tidak memungkinkan Anda membersihkan diri dengan mandi, upayakan mengelap badan, tangan, serta muka,dengan lap basah.

Semoga bermanfaat yaa....

TIPS BERKENDARA MOTOR SAAT MALAM HARI


Mengendarai motor saat malam hari sepertinya lebih menyenangkan. Tidak silau, lebih sejuk dan biasanya lebih sedikit kendaraan. Namun, berkendara pada malam hari justru lebih berbahaya!

Kecelakaan yang menimpa pengendara motor biasanya terjadi karena pengemudi lain tidak melihat motor yang ada didepannya. Risiko kecelakaan tersebut meningkat saat malam hari karena selain Anda tidak terlihat oleh pengendara lain, penglihatan Anda juga tidak sebaik saat siang hari.

Tenang... masih ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk meminimalkan risiko kecelakaan sehingga Anda bisa pulang dengan selamat sampai di rumah.

 1. Mudah dilihat

 Jaket kulit hitam yang Adan pakai memang tampak keren jika dipakai saat mengendarai motor. Namun saat malam hari, warna jaket yang hitam akan menyatu dengan kegelapan malam. Kenakan jaket berbahan flourescent sehingga sehingga jika ada sinar menimpa jaket tersebut warnanya akan berpendar dalam gelap. Sebaiknya kenakan juga celana, sarung tangan, dan helm dengan warna terang atau memiliki bagian yang bisa memantulkan cahaya. Sebagai tambahan, pilih stiker flourescent saat Anda menghias motor.

 2. Mudah melihat

Setelah memastikan bahwa pengendara lain bisa melihat Anda, pastikan Anda juga bisa melihat pengendara lain yang ada di jalan. Biasanya agar tidak silau saat mengendara siang hari Anda memberi lapisan pada helm. Seperti memakai kacamata hitam, lapisan tersebut melindungi mata dari terik sinar matahari. Namun, saat keadaan semakin gelap Anda jadi lebih sulit melihat. Anda perlu pilih-pilih helm yang tepat. Sudah banyak variasi helm dengan lapisan yang lebih adaptif sehingga tetap terang saat malam hari. Saat ini bahkan ada helm yang dilengkapi dengan kacamata hitam sehingga anda tidak silau di siang hari dan bisa melihat jelas pada malam hari.

 3. Perluas pandangan

Dengan menyesuaikan sudut lampu sorot atau lampu jarak jauh, Anda bisa meningkatkan penglihatan lebih baik di jalan. Anda jadi bisa melihat lebih jelas jika ada bahaya di depan. Hindari menganti lampu sorot dengan lampu neon. Cahayanya mungkin lebih terang, tapi lampu tersebut menyilaukan mata pengemudi lain yang berpapasan dengan Anda.

 4. Cek lampu-lampu kendaraan

 Sebelum berkendara pastikan lampu depan, belakang, rem dan lampu sen Anda berfungsi. Saat malam hari lampu rem dan sen jadi petunjuk bagi pengendara lain mengenai tindakan apa yang akan Anda lakukan, apakah Anda akan berhenti atau mau belok. Hindari juga modifikasi yang menyalahi aturan, seperti menganti lampu belakang yang biasanya berwarna merah dengan warna putih. Hal ini bisa membuat bingung pengendara lain.

 5. Jaga jarak

 Jika saat siang hari Anda biasanya 1-2 detik di belakang kendaraan yang ada di depan, saat malam hari usahakan Anda berada 3-4 detik di belakang. Tidak membututi dari dekat kendaraan yang ada di depan Anda juga membuat Anda mendapat pemandangan yang lebih luas. Selain itu, saat melintasi jalanan yang gelap akan lebih aman jika Anda mengendarai lebih lambat untuk memberikan kesempatan bermanuver atau merespon bahaya yang ada di jalan.

Senin, 18 Februari 2013

10 tips merawat motor di musim hujan


MUSIM hujan seperti saat ini, merawat motor harus ekstra keras, pasalnya kalau nggak dirawat bakalan cepet rusak. Untuk itu kita harus merawat motor dengan baik, kita harus pintar-pintar merawat motor karena jika kita lalai bisa-bisa akan membahayakan diri si pengendara. Nah, bagi Anda yang masih bingung untuk merawat motor di musim hujan, berikut ini beberapa tips merawat motor di saat musim hujan : 1. Cuci motor Setelah motor digunakan berkendara di tengah guyuran hujan, sebaiknya Anda mencucinya. Meski tak punya banyak waktu, sebaiknya Anda sempatkan untuk mencucinya Meskipun hanya mengguyur seluruh bodi dan bagian-bagian penting lainnya Selain untuk menjaga penampilan, mengguyur dan mengeringkan badan motor tersebut juga untuk mencegah timbulnya karat. 2. Ban Setelah selesai menerobos genangan air hujan, sebaiknya Anda memeriksa tekanan air ban. Pastikan besaran tekanan itu sesuai dengan standar pabrikan. Ban yang tekanan anginnya kurang dari standar, sangat rentan cepat aus. Pasalnya, dengan tekanan kurang, maka permukaan telapak ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan semakin banyak. Pada saat seperti itu, tarikan motor juga berat dan biasanya pengendara menarik tuas gas lebih kuat. “Akibatnya, gesekan pun semakin kuat. Di situlah ban cepat tipis atau gundul,” jelas Alex. Selain menjaga tekanan angin, sebaiknya juga mencuci ban. Sikat bagian telapak dan dinding samping ban. Hal ini selain untuk menghilangkan unsur asam yang ada di air hujan, juga unsur lain seperti lumpur atau kotoran yang menempel di ban. Beberapa kotoran seperti bekas deterjen, oli, minyak tanah, bensin, yang sebelumnya tumpah di jalan bisa terbawa atau berada di genangan air hujan. Unsur-unsur yang ada di zat itu memicu karet ban cepat getas. 3. Rantai Bagian lain dari motor yang rawan bermasalah setelah dikendarai di tengah guyuran hujan adalah rantai. Terlebih motor yang tidak menggunakan tutup rantai. Air hujan yang bersifat asam memicu terjadinya karat pada peranti itu. Pada sisi lain, setelah melibas lubang yang tertutup genangan air hujan, rantai juga kendur. Oleh karena itu, kencangkan setelan rantai sesuai dengan standar. Kemudian lumasi rantai dengan grease. “Sebaiknya menggunakan pelumas grease karena selain tidak menyiprat, juga awet, meski terguyur hujan,” saran Alex. Kendurnya rantai juga memicu gigi gir cepat tumpul atau patah. Sebab, ketika pengendara menarik tuas, rantai seolah dientak ke gir. 4. Kanvas rem dan piston cakram rem Kanvas rem terbuat dari bahan asbes. Bahan tersebut bila banyak terkena air akan menggelembung dan mengeras pada saat kering. Akibatnya, rem terasa keras pada saat pedal rem diinjak atau bahkan muncul suara mendecit atau suara keras lainnya. “Oleh karena itu, setelah motor dicuci dan dibersihkan, jalankan motor dan sering-sering menginjak pedal rem agar kanvas benar-benar kering,” kata Alex. Begitu pun dengan rem cakram di roda depan. Rem cakram bersifat terbuka. Padahal saat dipacu kencang di tengah guyuran hujan, kotoran menempel pada kanvas rem maupun piston. Bila itu terjadi, maka kinerja dua komponen itu tidak akan optimal. Oleh karena itu, sangat disarankan membersihkan keduanya dari kotoran setelah digunakan di tengah guyuran hujan. “Anda membersihkannya dengan tiupan angin bertekanan tinggi,” jelas Alex. 5. Busi Setelah motor selesai digunakan, sebaiknya Anda mencabut cop atau karet penutup busi kemudian tiup dan lap dengan air bersih. Begitu pula dengan kabel busi serta businya. Bersihkan bagian elektroda atau sumbu yang terletak di bagian bonggol busi. “Membersihkan elektroda tidak harus saban hari setelah motor digunakan, tetapi membersihkan cop dan kabel harus tiap hari,” ucap Alex. 6. Kotak saringan udara Udara merupakan unsur penting untuk pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin. Bila peranti ini basah karena air hujan masuk atau merembes ke dalamnya, maka udara akan bercampur embun. Akibatnya, pembakaran pun tak sempurna dan motor mogok. Oleh karena itu, bersihkan dan keringkan perangkat itu bila motor telah digunakan di tengah guyuran hujan. “Bagi motor yang dilternya dilepas, sebaiknya dipasang kembali,” saran Alex. 7. Knalpot Pada umumnya, bagian dalam knalpot dan leher knalpot akan keropos bila banyak kotoran menempel di bagian itu. Terlebih bila kotoran tersebut bercampur dengan air hujan. Oleh sebab itu, bila motor telah melibas genangan air hujan atau banjir dan air hujan masuk knalpot, sebaiknya air dikeluarkan. Setelah motor dicuci bersih, panasi mesin. Setelah itu, semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olisi bagian leher knalpot dengan grease. Kemudian panasi lagi mesin motor sekitar 5 menit. 8. Jari-jari roda Gunakan lap bersih untuk mengkeringkan jari-jari roda yang kebasahan. Bila tidak, jari-jari pada velg motor akan keropos. Keropos pada velg memang tidak tampak di luar, tapi terjadi di dalam velg. 9.Rem Depan / Belakang Seringkali rem akan bunyi apabila basah terkena air, amplas kanvas rem dan tromol agar rem lebih pakem dan menghindari bunyi. 10.Kabel Body Hindari kabel body dan socketnya dari air karena bisa mengakibatkan konslet sehingga bisa merusak komponen kelistrikan. Mudah - mudahan hal di atas bisa diperhatikan, sehingga umur sepeda motor anda bisa lebih lama. Sumber : http://daniel-maulana.blogspot.com/2011/11/110-tips-merawat-motor-di-musim-hujan.html#ixzz2LAokJP00

Rabu, 13 Februari 2013

Mengemudi Sambil Telpon Atau Ber-SMS? Mungkin Anda Sedang Berusaha Bunuh Diri




Mengemudi Sambil Telpon Atau Ber-SMS? Mungkin Anda Sedang Berusaha Bunuh Diri


Dalam rutinitas perkotaan yang demikian padat, proses komunikasi pun sangat berperan dalam mengatur dan membuat bermacam list agar sesuai alur. Alat komunikasi genggam atau handphone merupakan benda yang mampu membuat orang-orang saling terhubung diantara tingginya mobilitas mereka. Adanya handphone, membuat informasi dapat diterima kapanpun dan dimanapun. Namun, tentunya kita harus bijak dan cerdas dalam mempergunakan handphone. Alih-alih memudahkan, malah mencelakakan. Salah satunya adalah berinteraksi dengan ponsel (telepon atau SMS) selagi mengemudikan mobil maupun motor. Berkendara sangat membutuhkan konsentrasi penuh, karena bukan diri sendiri saja yang bisa celaka, orang lain pun demikian bahkan mencelakai. Saat interaksi dengan ponsel, otomatis perhatian kita teralihkan. Pandangan tidak lagi tertuju pada median dan situasi jalan.


Sebuah penelitian oleh University of South Caroline membandingkan bahaya antara percakapan di telepon saat mengemudi dengan percakapan dengan orang di sebelah pengendara. Hasilnya adalah percakapan melalui telepon mengandung bahaya 4 kali lipat ketimbang percakapan langsung dengan penumpang. Hal ini karena penumpang dinilai lebih bisa menilai kondisi berkendara dan lalu lintas secara langsung dibandingkan dengan lawan bicara di seberang telepon. Jika kondisi lalu lintas sedang menuntut pengemudi untuk konsentrasi penuh, maka lawan bicara yang berada satu kendaraan dengannya sadar atau tidak sadar menyesuaikan frekuensi dan materi pembicaraan. Beberapa negara sudah menerbitkan regulasi terkait penggunaan perangkan komunikasi bergerak saat berkendaraan. Sebagian kecil negara-negara tersebut (seperti Singapura, Jepang, dan beberapa negara bagian di AS) bahkan mengeluarkan larangan untuk penggunaan perangkat langsung maupun perangkat hands free nya. Sementara sisanya hanya larangan penggunaan perangkat langsung. Di Indonesia sendiri berdasarkan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penggunaan ponsel saat berkendara termasuk dalam pelanggaran pasal 283 UU no. 22 Tahun 2009 tersebut. Dalam Pasal 283 UU No 22/ 2009 disebutkan bahwa pengendara yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi seperti diatur dalam Pasal 106 Ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000. Dikutip dari situs koranjakarta.com, Menteri Telekomunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring mengatakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah penggunaan perangkat telekomunikasi saat mengemudi dan berkendara. Di Indonesia, angka kecelakaan lalu lintas cenderung naik. Angka korban tewas per hari mencapai 68 orang, dan salah satu pemicunya adalah penggunaan perangkat telekomunikasi saat berkendara. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, angka kecelakaan yang disebabkan berkendara sambil menelepon pada tahun 2009 baru 0,14 persen. Angka itu melonjak menjadi 1,67 persen pada 2010. Jadi demi keselamatan bersama, ada baiknya menepikan kendaraan saat menerima telepon atau membalas SMS. Karena hilangnya nyawa anda dan orang lain tak bisa dikembalikan dengan nominal 750.000 rupiah ataupun kurungan penjara selama 3 bulan. Read more at http://uniqpost.com/44832/mengemudi-sambil-telpon-atau-ber-sms-mungkin-anda-sedang-berusaha-bunuh-diri/

TIPS HILANGKAN RASA NGANTUK SAAT BERKENDARA

Kecelakaan lalin saat ini sebagian besar diakibatkan oleh hilangnya konsentrasi saat mengemudi. Momen hilangnya konsentrasi yang sering ditemui adalah melamun, rasa lelah/ kondisi fisik tidak fit sehingga tidak dapat berkonsentrasi dengan baik, dan datangnya rasa kantuk yang teramat sangat. Berkaitan dengan rasa kantuk memang terdengar seperti hal yang sepele, namun perlu biker ketahui faktor rasa kantuk masih menjadi penyebab terbesar kecelakaan lalu lintas saat ini. Wah wah wah… Memang ketika rasa kantuk itu datang, semua konsentrasi seakan-akan lenyap sesaat. Walaupun dalam waktu sesaat, secara visual kita tidak dapat melihat keadaan sekitar dan pikiran pun melayang ke alam bawah sadar. Keadaan seperti ini yang berlangsung secara berulang-ulang karena tidak menyempatkan diri istirahat sejenak sudah dipastikan akan mengancam keselamatan diri dan pengendara lainnya. Untuk menghilangkan rasa kantuk dan menjaga konsentrasi saat berkendara, kiranya biker dapat mencoba beberapa tips berikut ini: Mencuci muka terlebih dahulu, dengan mencuci muka bisa membuat biker menjadi lebih segar dari pekerjaan yang membuat anda lelah. Lakukanlah sedikit pemanasan sebelum berangkat. Dan tidak lupa juga melemaskan otot-otot yang tegang. Makan dan minum secukupnya sebelum mengemudi, hindari minum alkohol atau minuman yang bersifat merangsang adrenalin. Mulailah perjalanan anda dengan berdoa terlebih dahulu. Bila biker mengendarai kendaraan sendirian, hindarilah banyak melamun. Ada baiknya biker konsentrasi dan fokus terhadap jalan yang sedang ditempuh. Tentunya ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas tersebut. Sedia air minum secukupnya, bila perlu siapkan makanan kecil. Hindari memakai ikat pinggang terlalu kencang agar pernafasan tidak terganggu. Bilamana semua aktivitas di atas tersebut belum dapat membuat rasa kantuk berkurang, segeralah berhenti sejenak di tempat yang aman. Misalnya di warung makan atau warung kopi. Lebih bagus lagi jika biker mencuci muka lagi. Bila berhenti di warung kopi tidak ada salahnya untuk meminum sedikit kopi panas untuk menghilangkan rasa mengantuk. Orang yang mengendarai mobil atau motor sering merasakan ngantuk di jalan. Ketika mereka diserang kantuk, mereka biasanya beristirahat atau minum secangkir kopi yang mengandung kafein untuk mengurangi rasa kantuk.Yang bisa dilakukan untuk membunuh rasa kantuk, melakukan kedua hal tersebut. Dan tak hanya satu yang dilakukan seperti yang disimpulkan dari sebuah penelitian yang ditulis oleh Anahad O’Connor seperti yang dikutip dari The New York Times. Penelitian mengenai pengendara yang mengantuk diselesaikan dengan membandingkan pengendara yang mengantuk yang beristirahat tidur dan kelompok yang beristirahat dengan meminum secangkir kopi. Para peneliti menemukan bahwa tidur selama 15-30 menit dapat memperbaiki kewaspadaan dan kemampuan mengemudi. Banyak penelitian menyarankan orang untuk memerangi kantuk dengan meminum kopi. Meski begitu, dari serangkaian penelitian itu, para peneliti di Inggris menemukan bahwa meminum kopi dan kemudian diikuti dengan tidur selama 15 menit adalah cara yang paling efektif untuk memerangi kantuk. Para peneliti menguji seorang pengendara yang mengantuk dalam sebuah simulator. Mereka menemukan bahwa kombinasi dari meminum kopi dan tidur selama 15 menit dapat memperbaiki kemampuan dan mengurangi kantuk bagi pengendara lebih baik dari teknik yang biasa digunakan – seperti mendinginkan udara, tidur sejenak, istirahat tanpa tidur, meminum 200 mg kopi seduh. Metode ini dipercaya ampuh karena tidur selama 15 menit membantu menjernihkan otak dari kandungan adenosine. Sementara itu, kafein membutuhkan sekitar 20 menit untuk bisa mempengaruhi secara psikologis. Dampaknya seperti sebuah tamparan untuk membangunkan orang dari tidur. Ketika biker merasakan kantuk ketika berkendara, ambilah secangkir kopi dan lanjutkan dengan tidur nyenyak selama 15 menit, karena hal itu merupakan sebuah cara yang efektif untuk mengalahkan kantuk. Lanjutkan kembali perjalanan jika rasa mengantuk telah benar-benar hilang. Tips di atas semoga akan sangat membantu dan bermanfaat buat para biker semua, terutama yang suka sekali dengan perjalanan jaug seperti halnya Touring panjang yang memakan waktu ratusan kilometer dan tentunya mengahabiskan waktu yang panjang juga. Sehingga sangat menguras tenaga, stamina tubuh serta senantiasa memerlukan konsentrasi ekstra.

10 Tips Berkendara Saat Terpaksa Melewati Banjir


  1. INILAH.COM, Jakarta - Musim penghujan telah tiba. Jalan raya sering dipenuhi dengan genangan air sehingga menghambat kendaraan melintas. Repotnya, jika mau tak mau setiap hari kita harus melewati salah satu jalan yang terkena banjir atau genangan air tersebut. Baik untuk bekerja atau beraktivitas lain yang tak bisa ditunda atau dibatalkan. Jadi tak ada pilihan selain harus melewati genangan air tersebut. Untuk itu tentu saja kita perlu sedikit tambahan persiapan berupa kiat-kiat untuk melewati dan mengatasi masalah saat kendaraan kita harus melintasi genangan air tersebut. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda mengemudikan mobil di saat banjir melanda:
1. Kenali kendaraan kita Perlu diketahui jenis dan karakter tertentu yang terdapat pada mobil kita, seperti jenis kendaraan (sedan, pikap, atau jip). Sehingga kita dapat memperhitungkan batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam kabin atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui rumah saringan udara. Misalkan ketika mengendarai sedan yang dimodifikasi (ceper), maka kita harus sadar bahwa mobil itu memang terbatas sekali kemampuannya melalui daerah banjir. Jika hanya genangan air kurang lebih 25 sentimeter saja tak ada masalah. Tapi bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan, alias balik arah saja.

 2. Kuasai mobil dan kendarai secara halus Maksudnya adalah jangan terlalu takut dan cemas, sehingga jadi serbasalah di saat mengemudi. Tetap tenang, yang penting sejak awal kita sudah perhitungkan bahwa mobil kita akan mampu melewati genangan air tersebut. Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan, bahwa genangan tak mungkin mampu dilewati karena tinggi permukaan air yang di atas batas kemampuan mobil kita, jangan memaksakan untuk terus. Berbalik arah adalah terbaik.

3. Hindari Aqua Planning Aqua Planning adalah suatu keadaan terdapatnya air di antara ban dan permukaan jalan, sehingga traksi antara ban dengan permukaan jalan hampir tak ada atau nol. Hal ini disebabkan telapak ban atau kembangan ban tak mampu membuang air ke samping dengan cepat, sehingga kendaraan seolah-olah 'melayang' dan susah dikendalikan. Hal tersebut dapat Anda hindari. Caranya, sewaktu akan memasuki genangan air di depan, kurangi kecepatan dengan melakukan pengereman dan segera pindah ke gigi lebih rendah, sampai akhirnya ke gigi 1 (atau perseneling L pada mobil bertrasnmisi otomatis). Selama memasuki genangan, jaga rpm mesin jangan sampai terlalu rendah. Usahakan rpm selalu di atas 1500. Sebab Anda perlu menjaga traksi kendaraan. Dengan rpm tinggi, akan membuat traksi roda kendaraan semakin besar dan maksimal.

 4. Imbangi pengereman dengan engine brake Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya traksi (slidding), hingga pengendalian kendaraan menjadi kurang terjaga. Dengan pengereman yang dibantu engine brake, traksi ban akan selalu terjaga. Pengereman pun jadi lebih aman dan optimal.

 5. Hindari pengereman mendadak Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Anti-lock Brake System (ABS), yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali. Hal ini memang memerlukan jam terbang mengemudi dan pengalaman khusus mengenal karakter rem kendaraan kita sendiri.

 6. Amati segala sesuatu yang terjadi dengan mobil di depan Pada saat kendaraan harus melalui genangan air yang dianggap cukup dalam (sekitar kurang lebih 50 sentimeter), sehingga permukaan jalan tak tampak. Kemudian ada sesuatu yang terjadi dengan mobil di depan kita, misalnya terperosok lubang yang dalam. Anda tak perlu melakukan kesalahan yang sama. Saat melintas di tempat sama, pilih sebelah kiri atau kanan tempat lubang tadi.

 7. Amati genangan air terendah Jika diperhatikan, mobil yang melewati daerah banjir tentu menyebabkan terjadinya gerakan atau gelombang air di belakangnya. Nah, antisipasi kita saat berada di belakang kendaraan lain adalah memilih atau menyesuaikan jarak mobil dengan mobil di depan, yang terjadi gelombang air paling rendah.

 8. Kurangi tekanan ban Untuk menambah kemampuan traksi, bila perlu kurangi tekanan ban 1 atau 2 spek. Misalnya pada keadaan normal tekanan ban adalah 30 psi, untuk menghadapi musim penghujan ini sebaiknya dikurangi menjadi 28 psi. Tapi jangan lupa pada saat keadaan normal tambahkan tekanan seperti sebelumnya.

 9. Kemudikan mobil sedikit ke tengah Karena kondisi permukaan jalan tak tampak tertutup air, maka batas antara aspal dan bahu jalan tak kelihatan. Biasanya ada beda ketinggian di situ. Untuk menghindari terperosok ke bahu jalan, sebaiknya ambil haluan sedikit ke tengah.

 10. Normalkan atau keringkan kembali rem kita Setelah berhasil melewati suatu genangan banjir, perhatikan situasi jalan dan cari tempat yang aman dan tidak mengganggu pengendara lain untuk mengeringkan rem, terutama sistem tromol. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menginjak pedal rem dengan kaki kiri dan gas dengan kaki kanan secara bersamaan. Atur supaya mobil tetap dapat berjalan dengan pelan. Tak usah sampai terlalu jauh, cukup sekitar 10-15 meter saja. Dengan demikian akan timbul panas yang akan mempercepat keringnya tromol rem. [dari berbagai sumber/mor]

7 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan

Anda mungkin pernah mengalami situasi ketika dunia di sekeliling Anda terasa seperti terus bergoyang, berputar dan bergerak. Kepala Anda menjadi pening dan perut Anda terasa mual. Itulah yang disebut mabuk perjalanan atau mabuk kendaraan. Anda biasanya mengalaminya ketika naik kendaraan, meskipun aktivitas lain seperti berjalan atau menaiki roller coaster dan wahana hiburan lain juga dapat menjadi pemicunya. Penyebab mabuk perjalanan Sampai saat ini tidak diketahui mengapa seseorang rentan mengalami mabuk perjalanan, sementara orang lain tidak. Bahkan, orang yang sama tidak selalu mengalami mabuk perjalanan di setiap kesempatan berkendara. Para ahli meyakini bahwa mabuk perjalanan terjadi ketika otak kewalahan oleh pesan-pesan berlawanan yang diterimanya dari sistem saraf. Otak mengindera sebuah gerakan melalui tiga jalur yang berbeda dari sistem saraf, yang mengirim sinyal-sinyal yang datang dari telinga bagian dalam, mata, dan jaringan bagian dalam permukaan tubuh (proprioceptor). Ketika tubuh bergerak dengan sengaja, masukan-masukan dari ketiga jalur itu terkoordinasi dengan baik. Ketika tubuh bergerak tanpa sengaja, misalnya ketika terjadi goncangan di dalam kendaraan yang kita naiki, otak tidak mendapatkan masukan-masukan yang terkoordinasi sehingga menjadi kacau. Gejala pertama biasanya adalah keringat dingin dan kepala seperti melayang. Tergantung tingkat keparahannya, gejala lain seperti mual, muntah-muntah dan kelelahan mungkin menyusul. Bila Anda adalah orang yang sering mengalami mabuk perjalanan, tujuh tips berikut dapat membantu Anda mencegahnya:
1. Memandang kejauhan Fokuskan pandangan Anda pada sebuah titik stabil yang jauh dari kendaraan Anda. Pandanglah ke cakrawala sejauh yang dapat Anda lihat. Hal itu akan mengurangi pesan simpang-siur yang diterima otak dari lingkungan sekeliling Anda. 2. Pilih tempat yang paling stabil. Perjalanan laut. Bila Anda menumpang kapal, kabin tengah bagian bawah adalah tempat yang lebih stabil dibandingkan kabin yang lebih tinggi. Bagian dek dapat menjadi pilihan berikutnya karena di sana Anda dapat memandang cakrawala yang jauh . Perjalanan udara. Ketika Anda naik pesawat, tempat duduk di sekitar sayap adalah bagian yang paling tenang karena gerakan pesawat berporos di situ. Akan lebih baik lagi jika Anda juga duduk di dekat jendela sehingga dapat memandang jauh ke luar. Perjalanan darat. Ketika naik kendaraan darat, duduklah di jok depan agar Anda bisa melihat jalan di depan dan tidak terpaku pada gerakan dan goyangan mobil. Anda juga bisa mengantisipasi lubang, gundukan, atau tikungan yang mungkin ada di depan. Bila Anda menaiki kendaraan pribadi, cobalah mengajukan diri untuk menyetir. Menyetir jarang sekali menyebabkan mabuk perjalanan karena membuat otak hanya sibuk memerhatikan situasi jalan di depannya. 3. Perhatikan makanan dan minuman Perhatikan konsumsi makanan dan minuman sebelum dan selama perjalanan Anda. Hindarilah makanan atau minuman yang dapat membuat perut Anda mual, makanan berat, makanan pedas/beraroma kuat dan makanan kaya lemak. Berhentilah makan besar satu jam sebelum Anda berangkat. Perut yang penuh memudahkan Anda mual dan muntah. 4. Bersikaplah santai Jangan tegang mencemaskan bahwa Anda mungkin akan mengalami mabuk perjalanan. Kecemasan semacam itu justru dapat memicu kehadirannya. Berusahalah sesantai mungkin. Ketika ada tanda-tanda awal, ambillah nafas dalam-dalam, tutup mata Anda, diam dan tanamkan sugesti bahwa Anda tidak akan mengalami mabuk perjalanan. 5. Jangan membaca di dalam kendaraan Membaca membuat pandangan mata Anda berpindah-pindah, tidak terpaku pada satu titik. Pada saat yang sama, tubuh Anda merasakan dan merespon gerakan-gerakan kendaraan Anda. Akibatnya, terlalu banyak sensasi yang dikirimkan ke otak Anda. Daripada membaca, Anda lebih baik mendengarkan suara musik yang membantu Anda rileks dan melupakan kecemasan Anda. 6. Minum obat anti-mabuk perjalanan Obat-obatan antimabuk jenis antihistamin harus Anda minum setidaknya satu jam sebelum perjalanan. Obat tersebut memerlukan waktu untuk diserap ke dalam aliran darah. Ketahuilah aturan pakai dan efek sampingnya. Jangan menyetir kendaraan bila hal itu tidak disarankan setelah meminum obat. 7. Jauhi orang lain yang mabuk Mabuk perjalanan bisa “menular”. Bila ada orang lain yang muntah di dekat Anda, Anda dapat ikut muntah. Sugesti sangat berperan dalam hal ini. Kitarilah diri Anda dengan orang-orang yang tidak rentan mabuk perjalanan. Jika ada orang lain yang terkena mabuk perjalanan, biarkan orang lain membantunya. Fokuskan pandangan Anda pada cakrawala yang jauh dan tetaplah bersikap tenang.

Senin, 11 Februari 2013

Jas Hujan Ponco/kelelawar Malah Membahayakan Penggunanya





Jas hujan model ponco jangan dipakai untuk berkendara. Karena, lebih banyak bahaya ketimbang manfaatnya. Alih-alih untuk melindungi badan dari hujan, malah bisa menimbulkan kecelakaan. Sudah banyak kasus kecelakaan terjadi yang disebabkan oleh jas hujan model kelelawar ini. Sejatinya jas hujan model ponco tercipta bukan untuk berkendara. Awalnya, digunakan para tentara. Modelnya simpel, mempunyai fungsi banyak. Dengan model one piece, tak hanya melindungi badan dari guyuran hujan, tapi juga melindungi tas berisi bekal, radio komunikasi maupun persenjataan yang dibawa. Ketika dipakai berkendara, jelas nggak pas. Misal terjepit rantai dan sproket atau nyelonong masuk ke kipas CVT. Itu karena ketika dipakai, posisi jas hujan tidak terikat dan melambai. Juga bisa nyelonong ke motor lain. Jadi, memang bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain. Pengendara skubek alias matik jangan merasa aman dulu. Pernah melihat langsung pengendara cewek tersungkur akibat jas hujan ponco yang dipakainya masuk ke kipas CVT. Ancaman tidak hanya pada kipas pendingin dan rantai. Bahkan banyak kasus dijumpai jas ini melilit roda belakang. Juga bahaya dipakai boncengan. Karena posisinya masuk ke dalam jas hujan, otomatis yang dibonceng tidak tahu kondisi jalanan. Bila terjadi sesuatu, tidak bisa segera antisipasi.

Sabtu, 09 Februari 2013

Tips Mengendarai Motor Bagi Wanita Ber"JILBAB"

foto aida voc(vario owner club) bogor
- Pengendara motor saat ini tidak hanya didominasi kaum adam saja, sekarang kaum hawa juga menunjukkan eksistensinya dengan menggunakan berbagai macam jenis motor khususnya motor matik.Sejak kemunculan motor matik di Indonesia, di jalanan saat ini makin banyak kaum hawa yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua.

                                                                                foto aida voc(vario owner club) bogor
Kendaraan bertranmisi otomatis ini memudahkan para pengendara khusunya para wanita. Mulai dari anak sekolah hingga Ibu-ibu dan mereka mengaku bahwa menggunakan motor matik itu memudahkan kaum hawa untuk mahir mengendarai motor karena tak perlu lagi memindahkan gigi atau kopling saat berkendara.

Dengan begitu saat ini semakin banyak saja wanita yang menggunakan motor atau biasa disebut ladies bikers. Peran seorang wanita sebagai pengendara tidak beda jauh dengan pengendara laki-laki. Mulai dari perlengkapan hingga tehnik dalam berkendara semua itu sama. Akan tetapi berita kali ini lebih dikhususkan untuk wanita yang menggunakan jilbap.

Dalam menggunakan perlengkapan keamanan seperti jaket atau helm, mungkin wanita berjilbap harus mempunyai kiat-kiat khusus dalam berkendara. Contohnya dalam mengenakan helm mungkin merupakan salah satu hal yang berat dan mengganggu. Baik karena soal panas, sampai dengan merusak kreasi jilbab yang sudah susah-susah dipersiapkan sebelum berangkat.

Sebagai penunjang dari safety riding, helm wajib digunakan demi keamanan saat berkendara. Nah, berikut ini adalah beberapa tips menggunakan helm bagi lady bikers Hijabers, agar tetap nyaman dan aman saat berkendara dengan motor kesayangan :

1. Gunakanlah jilbab dengan model simpel tanpa banyak tambahan aksen. Pasalnya, pemakaian helm yang baik dan benar itu harus pas dengan kepala dan tidak ada rongga/sela.
2. Jangan menggunakan ciput yang terlalu mancung. Hal itu akan mengganggu saar menutup kaca helm. Termasuk mengganggu pandangan dan merusak ciput itu sendiri.
3. Pilih variasi kecil yang tidak mengganjal di helm. Jika kamu suka variasi jilbab seperti bandana luar dengan aneka kembang atau bros ronce panjang untuk bagian belakang, sebaiknya dipakai jika sudah sampai di tempat tujuan.
4. Kamu juga bisa menggunakan ciput saja untuk tampil simpel. Ini juga sekaligus menyisiati untuk menutupi bagian leher saat berkendara menggunakan motor.
5. Gunakan jaket motor dan pastikan jilbab masuk di dalam jaket supaya tidak terbang-terbang diterpa angin saat berkendara. Jilbab yang terbang-terbang bisa saja mengganggu konsentrasi kita saat berkendara.
6. Terakhir, pilih warna jilbab yang soft seperti warna pastel. Ini maksudnya supaya jilbab tidak menyerap terlalu banyak sinar matahari yang bisa menimbulkan keringat pada kulit kepala. Hindari warna-warna gelap seperti hitam karena menyerap sinar matahari lebih banyak.

Nah, sudah tahu kan tips dan trik memilih jilbab supaya tetap nyaman menggunakan helm? So, untuk ladies bikers yang berjilbab, jangan jadikan jilbab sebagai kendala untuk keep safety riding menggunakan helm ya.



Tips Agar Motor Matik Irit dan Lari Kencang




VIVAnews - Motor matik saat ini sedang digandrungi masyarakat. Jalanan yang makin macet membuat para rider beralih dari motor bertransmisi manual, seperti motor bebek dan sport, ke transmisi otomatis. Sayangnya mesin matik masih menuai sejumlah kelemahan, seperti borosnya bahan bakar dan tenaga yang tak cukup besar, sehingga sulit diajak berlari kencang. Nah, dengan sejumlah rekayasa, ternyata motor matik bisa kencang dan irit bahan bakar. Berkut tips dari Heri, montir di Bengkel Rezeki Motor di jalan Palmerah Utara, Jakarta: Pertama, bersihkan kaburator secara rutin, minimal sebulan sekali. Karburator mengatur suplai bahan bakar ke ruang bakar, sehingga perlu bersih. Saat karburator kotor akan membuat suplai bahan bakar tersendat. Kedua, ganti oli mesin motor secara berkala dengan jarak tempuh kurang dari 3.000 km. Dengan mengganti oli, komponen yang saling bergesekan tidak cepat aus yang bisa mengurangi kecepatan. Penggantian oli juga akan membuat performa mesin tetap bagus dan halus. Ketiga, gunakan bahan bakar dengan oktan tinggi, seperti Pertamax maupun Shell Super. Dengan oktan tinggi, bahan bakar cepat meletup dan terbakar sempurna. Selain itu oktan tinggi juga tak banyak menimbulkan kerak pada mesin. Agar konsumsi bahan bakar lebih irit, Heri mengatakan pengendara tidak menghentakkan gas. Putarlah gas seperlunya dan kurangi pengereman. Setelah motor matik Anda lebih irit, pasti ingin merasakan bagaiamana cara berlarinya? Berikut tips membuat motor matik bisa berlari kencang. Pertama mengganti roller pada bagian dalam Continuously Variable Transmission (CVT), karena dengan mengganti roller performa tarikan akan lebih bertenaga. Gantilah dengan roller standar, misalkan roller yang digunakan 11 gram, maka Anda ganti menjadi 10 gram. Roller ini berguna untuk memberikan tekanan keluar pada variator, sehingga dimungkinkan variator dapat membuka dan memberikan perubahan lingkar diameter lebih besar terhadap belt drive sehingga motor dapat bergerak. Kedua, bersihkan busi, dengan begitu pada sektor pengapian akan lebih sempurna, sehingga pembakaran di ruang mesin menjadi lebih baik karena kualitas percikan busi meningkat. Ketiga, mengganti fanbelt dengan ukuran yang lebih tebal dan keras, hal tersebut dapat membuat tarikan lebih responsif. Keempat, mengganti koil, hal ini guna memberikan percikan api yang lebih maksimal pada pengapian. Kelima, ganti CDI. Meski CDI standar bawaan pabrik sudah baik, ada baiknya diganti dengan merek lain yang lebih mendongkrak performa. Keenam, kurangi bobot berlebihan, hindari pemakaian aksesoris berlebihan yang dap

Pentingnya Solidaritas

Sebelum membahas pentingnya solidaritas, mari kita ketahui arti solidaritas itu sendiri. Mungkin diantara kita sering berkata : “Dimana rasa solidaritas dalam berorganisasi,berteman,berkeluarga bahkan berbangsa negara pun tak lepas dari katasolidaritas ?”, tapi apakah kita tau arti dari kata solidaritas itu ? Disini akan diuraikan pengertian solidaritas, pentingnya membangun rasa solidaritas, hubungan solidaritas dan internet. Pengertian Solidaritas adalah rasa kebersamaan,rasa kesatuan kepentingan, rasa simpati, sebagai salah satu anggota dari oragannisasi yang sama atau bisa di artikan perasaan atau ungkapan dalam sebuah kelompok yang dibentuk oleh kepentingan bersama. Dalam wikipedia, solidaritas memiliki arti integrasi, tingkat dan jenis integrasi, ditunjukkan oleh masyarakat atau kelompok dengan orang dan tetangga mereka. Hal ini mengacu pada hubungan dalam masyarakat, hubungan sosial bahwa orang-orang mengikat satu sama lain. Istilah ini umumnya digunakan dalam sosiologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Pentingnya Membangun Rasa Solidaritas Manusia adalah makhluk sosial, yang berarti dia tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan dari oranglain. Manusia didunia ini tidak ada yang hidup dalam kesendirian, dia akan hidup dalam kelompok – kelompok kecil dalam masyarakat atau lingkungannya. Rasa solidaritas akan mucul dengan sendirinya ketika manusia satu dengan yang lainnya memiliki kesamaan dalam beberapa hal. Maka dari itu, rasa Solidaritas sangat penting untuk di bangun oleh individu dengan individu lainnya atau kelompok tertentu dengan kelompok yang lain. Karena dengan adanya solidaritas, kita dapat bersatu dalam hal mewujudkan sesuatu secara bersama – sama. Hubungan Internet dengan Rasa Solidaritas Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih, dan adanya internet, hal ini menciptakan rasa solidaritas antar individu semakin erat. Karena untuk mewujudkan sesuatu secara bersama dan dilakukan dengan bantuan internet ini akan mempermudah manusia. Hanya dengan internet kita dapat membuat kelompok atau organisasi kecil yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini menciptakan rasa solidaritas semakin tumbuh dan melekat pada diri manusia.

Minggu, 03 Februari 2013

PENTINGNYA LOYALITAS DAN KEBERSAMAAN DALAM ORGANISASI


Organisasi merupakan sarana untuk sekumpulan individu yang memiliki kesamaan tujuan dan sasaran tertentu di bidang yang sesuai dengan kompetensi para anggotanya. Hal ini merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan sesamanya. Dengan berorganisasi, setiap individu dapat belajar untuk mengutamakan kepentingn organisasi daripada kepentingan pribadi mereka sehingga proses pembentukan karakter dari lingkungan organisasi ini sangat mempengaruhi keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh anggota dari suatu organisasi. Hal yang sangat penting dan fundamental di dalam sebuah organisasi adalah LOYALITAS dan KEBERSAMAAN dari setiap anggota dan pimpinannya yang akan sangat menentukan kemajuan dan perkembangan organisasi mengingat adanya berbagai tantangan yang seringkali dialami oleh sebuah organisasi. Tanpa adanya loyalitas dan kebersamaan, maka sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik bahkan terkadang tidak akan mampu bertahan apabila di dalamnya tidak diterapkan sikap loyal dan kebersamaan dengan baik. Hal ini dapat dikatakan sebagai kesetiaan terhadap organisasinya. Apabila para anggota organisasi memiliki kesetiaan / loyalitas terhadap organisasinya, maka ia akan merasa memiliki kesadaran akan kewajiban untuk menggunakan semua fasilitas, kemampuan serta sumber daya yang dimilikinya demi kemajuan organisasinya. Semua itu dapat terlihat dari para anggota organisasi yang selalu menaati peraturan atau kesepakatan yang telah ditentukan baik tertulis maupun lisan. Ia akan mendukung setiap program kerja organisasi yang telah dijalankan dan akan mengerjakan bagiannya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Tentunya terkadang memerlukan pengorbanan baik secara materi maupun waktu yang seringkali tidak dapat diterima oleh mereka yang tidak memiliki kesetiaan / loyalitas terhadap organisasinya. Disamping loyalitas, di dalam berorganisasi juga memerlukan sebuah KEBERSAMAAN, dimana dapat diartikan sebagai semangat kesatuan, sehati, sepikir dan sepenanggungan dalam menjalankan aktivitas organisasi. Akan tetapi terkadang di dalam melaksanakan program kerja organisasi tidak semua anggota memiliki kesamaan sistem / metode dalam mengerjakan bagiannya sehingga hal ini membuat kemajuan dan perkembangan organisasi menjadi terhambat. Keinginan-keinginan untuk emanfaatkan keadaan dan fasilitas yang dimiliki sebuah organisasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seorang anggota organisasi. Semua itu banyak ditemukan di berbagai bidang pekerjaan yang mengharuskan pimpinan organisasi untuk melakukan kegiatan pencegahan secara kooperatif sebagai berikut : Pemberian pengetahuan tentang organisasi dan kepemimpinan melalui seminar / workshop dengan menghadirkan nara sumber yang sesuai dengan bidang organisasi, Memberikan informasi tentang sejarah pendirian organisasi, Menjadi teladan bagi bawahan dalam hal sikap berjiwa besar, menghargai kiritik dan saran yang membangun demi kemajuan organisasi.