ARVC Team

Team ARVC saat berada di jembatan Suramadu.

ARVC Team

ARVC Team berpartisipasi dalan kegiatan JAMNAS PVN 3 di Malang

ARVC Team

ARVC Team berpartisipasi pada Vario Showcase di JAMNAS PVN 3 di Malang.

ARVC Team

ARVC Team dalam perjalanan menuju JAMNAS PVN 3 di Malang

ARVC Team

ARVC Team bersama anggota club motor Vario di JAMNAS PVN 3 di Malang

Jumat, 05 Desember 2014

Hot..! All New Vario 125 Sedang Di Test dan Akan Lebih Dahulu Meluncur


Hot..! All New Vario 125 Sedang Di Test dan Akan Lebih Dahulu Meluncur…

 
 
 
 
 
 
4 Votes

vario 150
Bentuknya tidak akan jauh dari ini
Kobayogas.comMalam lads…Hot News nih, KBY dapat bisikan seputar skutik yang kehadirannya sedang ditunggu tunggu oleh para pencinta skutik… All New Vario 125 dan 150!!
Ditengah hingar bingar dan euforia peluncuran All New CBR 150R K45, KBY mendapatkan informasi terkini (hatur nuhun pisan mang) bahwa ternyata Honda diam-diam sedang melakukan test sebanyak 50 unit skutik terbarunya..! Skutik tersebut berkode K60A alias All New Vario 125… Sebentar, 125? Kok bukan 150?
Betul lads, bocoran tersebut lantang menyebutkan Vario berkubikasi 125. Apakah ini berarti ada indikasi All New Vario akan terdapat dua pilihan mesin? Betul, sumber mengamini hal tersebut. Hal ini selayaknya seperti varian PCX terdahulu yang ada 125 dan 150 cc. Artinya artikel Vario 125 yang KBY buat tempo hari benar adanya, bukan hanya berbenah tapi ganti bodi..!

BODI SAMA DENGAN YANG 150

Diinfokannya lagi, All New Vario 125 ini akan mempunyai bodi dan bentuk yang sama dengan yang 150, hanya ECU saja yang disebutkan berbeda diantara keduanya. Bodinya digambarkan lebih gambot namun tetap mengusung tema sporty selayaknya present Vario yang penuh dengan pahatan lancip di sekujur tubuhnya.
Lampu depan masih confirm menggunakan led (sesuai artikel Vario di sini) dengan model disebutkan mirip mirip antara CBR 600/R25/ Soul GT, serba lancip dan agak ke dalam. Lampu belakang juga sudah confirm menggunakan LED sedangkan kaki kaki dengan bentuk rim menyerupai huruf V dengan tapak lebar…
Untuk sektor fitur sendiri disebutkan tidak ada banyak perbedaan antara 125 dengan 150. Mungkin yang 150 menggunakan remote ala PCX?

MESIN LAMA DAN MESIN BARU?

 Untuk mesin yang 125 cc dikabarkan masih menggunakan mesin Vario 125 yang lama, mungkin dengan pengembangan terbaru agar mampu berlari dengan membopong bodi yang lebih gambot. Sayangnya beliau masih menutup info seputar mesin untuk yang 150 cc, prediksi KBY sih menggunakan platform PCX 150 cc, unlikely jika harus membangun mesin baru toh?

TIME LINE PELUNCURAN

Diprediksikan time line peluncuran kepada khalayak ada di sekitar bulan 11 (November) setelah peluncuran Honda Beat ISS (duh maaf keceplosan lads…). Jika benar demikian maka bila tak ada aral melintang, All New Vario 150 paling cepat akan meluncur akhir tahun, sedangkan paling lambat ya awal tahun 2015 nanti..

VARIO WTF STOP PRODUKSI?

Dengan akan lahirnya sang adik dengan bodi baru, bisa jadi New Vario 125 yang dikenal sebagai WTF (Wan Tu Faif) akan discontinue lads. Atau bisa jadi juga penjualannya beriringan sementara waktu sambil perlahan stop produksi menghabiskan stok lama…
Edan bener nih Honda, disaat tetangga kasak kusuk mau mengeluarkan skutik mesin baru blue core dan spy shot nya sudah ada dimana mana, Honda anteng saja tanpa merasa kawatir malahan akan memborbardir dengan produk baru. Well apapun itu, konsumen lah yang diuntungkan, pilihan makin banyak toh? Sesuaikan dengan keinginan dan selera…asal harga jual gak melonjak naik saja…
By the way kok Honda lagi Honda lagi sih Kang? Well what can I say? KBY dapat bocorannya itu terus gimana dong? Kalau ada yang mau infokan yang hot seputar produk lain ya KBY sih senang saja… tau kemana kan kontaknya? Tuh di bawah :D
Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing…

KobaYogas from WordPress for Android

Minggu, 19 Oktober 2014

SUPPORT Dua Cyclist Inggris Start Keliling Dunia dari Indonesia

PERJALANAN PANJANG: Vivek Jadav (kiri) dan Hitesh Pankhania mampir ke kompleks Tugu Pahlawan saat hendak melanjutkan rute perjalanan dari Surabaya menyusuri pantai utara Jawa.

Hitesh Pankhania, 22, dan Vivek Jadav, 27, menantang diri untuk melakukan petualangan yang bakal mereka ingat seumur hidup: berkeliling dunia dengan bersepeda. Yang menarik, mereka menentukan titik start dari Denpasar, Bali, Indonesia!

* * *
 
RENCANA rute berkeliling dunia ala duo Englishmen ini sebenarnya simpel. Terbang dari London, Inggris, menuju Denpasar, kemudian pulang kembali ke negerinya dengan bersepeda. Tapi, praktiknya tentu tidak mudah. Memulai startpada 21 September lalu, mereka melintas di Surabaya pada 2 Oktober.

Rute berikutnya kemudian menyisir pantai utara Pulau Jawa. Mulai Surabaya ke Gresik, Lamongan, Tuban, Rembang, Semarang, hingga bablas sampai Jakarta. Pada Minggu (5/10), mereka mengontak Jawa Pos dan mengabarkan masih berada di Rembang, Jawa Tengah posisi terakhir ada di kota Cirebon pada tanggal 16-10-2014,di Cirebon dua bersodara tersebut menemui salah satu anggota arvc.

’’Dari Indonesia, kami ingin ke Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Tiongkok, kemudian terus bergerak ke barat sampai di Kazakhstan,’’ kata Jadav.

Rencananya, mereka tiba kembali di Eropa via Turki. ’’Dari Turki ke London rasanya mungkin biasa saja karena kami secara prinsip sudah sampai di kampung halaman,’’ ungkap Jadav.

Mereka awalnya hendak mengawali rute dari Australia. Sebab, mereka pernah bertemu cyclist yang juga memulai perjalanan dari Negeri Kanguru tersebut. Namun, setelah mempertimbangkan lagi, mereka membatalkannya. ’’Sebab, kami harus naik pesawat dari Australia ke Indonesia. Waktu dan uang akan terbuang banyak dari perjalanan singkat itu. Padahal, kami ingin lebih banyak mengeksplorasi daerah-daerah di Indonesia,’’ jelasnya.

Selain itu, berdasar perhitungan, jika memulai rute dari Indonesia, mereka akan tiba di Kazakhstan pada Maret. Namun, jika dari Australia, mereka bakal tiba di negeri pecahan Uni Soviet itu pada Januari. Padahal, pada bulan itu, suhu sedang dingin-dinginnya hingga minus 20 derajat Celsius! ’’Mana bisa bersepeda di suhu seperti itu? Jika Maret, suhu masih dingin, sekitar 10 derajat Celsius, tapi lebih mendingan,’’ papar Jadav.

Jika perhitungan waktu tidak meleset, mereka memperkirakan tiba kembali di London tepat setahun sejak startdari Denpasar itu. Tapi, dua Londoners tersebut tidak ingin terikat jadwal. Mereka ingin bebas menentukan jalur, rute, serta jadwal bersepeda berdasar suasana hati. ’’Bisa jadi kami berencana hanya lewat di satu kota. Tapi, karena kotanya begitu mengesankan, kami menunda dan tinggal beberapa hari,’’ ujar Pankhania.

Misalnya, ketika mereka bersepeda menuju Lamongan dari Surabaya pada Jumat (3/10). Jarak Surabaya–Lamongan sejatinya terlalu pendek karena hanya 30–40 km. Namun, mereka memutuskan menginap di Kota Soto tersebut demi menikmati kekayaan kulinernya. Padahal, masih banyak waktu bagi mereka untuk melanjutkan ke kota berikutnya.

Mereka berdua memang tidak ingin ngoyo pada awal perjalanannya. Pada minggu-minggu pertama, setiap hari mereka hanya melahap 30–40 km per hari. Berikutnya, baru 70–80 km hingga bablas 100 km per hari. Sebab, mereka tidak ingin fisiknya kaget. Apalagi mereka jauh dari rumah.

’’Sangat berbeda jika kamu bersepeda 100 km sehari, kemudian pulang ke rumah. Kamu mandi, kemudian sarapan dengan makanan yang sudah tersedia. Di sini, kami benar-benar mengandalkan diri kami sendiri. Mulai makanan hingga kesehatan,’’ tegas Jadav
.
Bersepeda sambil Galang Dana Amal

Dua cyclist ini memiliki latar belakang yang beragam. Vivek Jadav merupakan guru matematika di salah satu SMA di London. Sementara itu, Hitesh Pankhania baru lulus kuliah di jurusan ekonomi politik, juga di London. Mereka diikat satu tujuan yang sama. Yakni, menggalang dana untuk membantu anak-anak penderita kanker.

’’Awalnya karena Seema, adik perempuan Hitesh, didiagnosis hodgkin lymphoma (kanker yang menyerang getah bening). Kemudian, kami dibantu CLIC Sargent (lembaga amal kanker di Inggris). Kami lantas berpikir ingin membantu menggalang dana untuk mereka,’’ tutur Jadav.

Untuk ikut memberikan donasi, cukup gampang. Yakni, masuk ke Facebook page mereka di The World on Wheels atau langsung donasi via online melalui www.justgiving.com/theworldonwheels. Mereka juga melaporkan perjalanan mereka melalui blog www.theworldonwheels.com.

Jadav dan Pankhania sejatinya memiliki hubungan darah. Pankhania merupakan sepupu Jadav. Jadav mengajak Pankhania karena tidak ingin sendirian bersepeda keliling dunia. Seorang teman perjalanan sangat penting, terutama ketika mengalami hal-hal buruk. ’’Semua orang yang saya ajak bilang ini tantangan gila! Hanya Hitesh yang langsung bilang ya,’’ ungkap Jadav.

Pankhania menyanggupi tantangan tersebut karena tidak ingin langsung bekerja pascalulus kuliah. Dia ingin bertualang sebelum menghabiskan waktunya untuk bekerja. ’’Setelah ini, saya bisa fokus bekerja tanpa memikirkan ingin pergi ke tempat-tempat asing dunia,’’ katanya.

https://www.facebook.com/hiteshandvivek?fref=photo
https://twitter.com/theworldonwhee1
http://www.theworldonwheels.com/

support for the two brothers who travel the world by bicycle.

Jumat, 03 Oktober 2014

Membuat performa kendaraan lebih bertenaga dan irit bbm?


ASSA IONIZER merupakan satu satunya alat di indonesia yang mampu mengatasi semua masalah mesin akibat berbagai hal yang berhubungan dngan bbm. dengan cara mencegah terjadinya timbun kerak di ujung piston,ujung silinder,busi dan saluran saluran injector dan mengatur keseimbangan antara volume ruang bahan bakar dan kebutuhan bbm,

sehingga tenaga yang di hasilkan di setiap ruang bahan bakar sama,dengan demikian beban benar benar terbagi rata dan proses pembakaran nyaris sempurna. dengan demikian fungsi assa ionizer adalah menyaring partikel partikel benda padat berukuran mili micron,

seperti:Plumbub(pb),Carbon(c),dan Sulfur(s) yang terdapat di dalam bbm dan menyearahkan ion ion positif dan negatif. dengan menggunakan produk assa ionizer anda akan menemukan performa mesin yang sesungguhnya, sehingga membuat anda akan lebih mencintai kendaraan anda dari sebelumnya.

 
Manfaat dan keunggulan produk:
1.emisi gas buang ramah lingkungan.
2.performa mesin meningkat dan terjaga.
3.tarikan ringan dan kontan.
4.suara mesin lebih halus,getaran mesin menjadi lebih halus,awet dan tidak cepat panas.
5.menghilangkan detonasi.
6.periode tune up lebih lama.
7.pelumas oli mesin tahan lebih lama.
8.mengurangi resiko keracunan gas co2.
9.hemat bbm dan biaya perawatan mesin.
10.instalasi dan perawaran mudah.
11.menjadikan kulitasan bbm menjadi terbaik.



NOTE:
-alat tahan lama dan konsumsi daya kecil(600mA)
-garansi 2tahun dan bisa untuk segala jenis mesin yang menggunakan bbm

berminat bisa hubungi :082135362261
                                     :082216156776

terimkasih.

Cara Bersihkan Kampas Ganda Begini Carannya..


Untuk membersihkan kampas ganda, pertama lepaskan kampas ganda dari mangkuk dan part lain yang mengikatnya. Di kampas ganda, ada tiga tiang yang menjadi pegangan kampas kopling. Buka klip pengunci menggunakan tang agar tiang lebih mudah dibersihkan.

"Tiang penahan harus bersih agar gerakan kampas halus. Kalau kotor, bersihkan dengan sikat kawat atau bisa juga diampelas hingga permukaannya kembali mulus," tambah Rudy yang sehari-hari riding dari Tangerang-Jakarta Barat.

Biar gerakan kampas kopling ganda lebih loncer, lumasi tiang pakai grease khusus buat CVT yang tahan terhadap panas. Gemuk ini mudah didapat di bengkel resmi dengan banderol Rp 10 ribu.
Selanjutnya tinggal pasang CVT seperti semula. Di jamin, gejala getar di CVT hilang. (www.motorplus-online.com)


Key Shutter Mendadak Macet. Diperlancar Aja Bro Pakai Kikir

 
Pasti kesel juga waktu lagi terburu-buru, eh, motor yang mau digas bikin masalah. Seperti yang terjadi pada Honda Supra X 125 PGM-Fi lansiran 2006 besutan M. Alfi. “Waktu dipakai kerja, maksud hati pingin motor aman de-ngan mengaktifkan secure key shutter-nya (SKS). Eh, ketika motor mau dibawa lagi, SKS-nya nggak bisa dibuka,” tutur warga Bekasi, Jawa Barat.

Karena bingung, Alfi coba kontak bengkel AHASS langganannya di daerah Bekasi. “Wah, SKS macet itu bisa jadi karena magnet kombinasi yang ditanam pada anak kunci (di pegangan plastiknya, red), terdorong lapisan besi rumah SKS.
Mungkin dorongnya terlalu kuat tuh saat mengaktifkannya. Soalnya, makin tua usia pemakaian, bahan plastik pada anak kunci jadi rapuh. Akibatnya, magnetnya gampang mendem,” analisa Ucok, kepala bengkel AHASS Tunas Dwipa Matra di Jl. Caman Raya, Bekasi. Trus, gimana dong solusinya?

“Gampang! Coba tipisin saja pantat kunci yang ada magnetnya pakai kikir. Jangan banyak-banyak, cukup 1 mm saja. Kalo kebanyakan, magnetnya bisa copot,” saran Ucok. Eh, benar saja. Ketika langkah itu dilakukan, SKS Supra X 125 miliknya langsung bisa dibuka. (www.motorplus-online.com)

Bore up 150 cc Tenaga Vario 125 Meningkat Hampir 50 %



Standarnya di atas mesin Dynojet 250i buatan Amerika, peak power Honda Vario Techno 125 cc hanya terukur 7,02 dk/6.600 rpm. Torsi maksimumnya 7,38 Nm/6.800 rpm. Raihan segitu dirasa kurang mumpuni bagi Rudi Tjahyadi. “Performanya kurang nampol. Soalnya berat badan gue 116 kg. Berasa enggak lari buat dipake harian,” alasan Rudi, yang ngegas Vario 125 keluaran 2013.

Biar mantap menarik beban 116 kg, Sportisi Motorsport (SM) kasih obat kuat Vario 125 Rudi. “Obat kuatnya, bore up mesin jadi 150 cc. Pakai sepaket blok, piston dan head ori kepunyaan Honda PCX 150,” aku Brahmantio, bos SM di Jl. Tenggiri No. 4A, Rawamangun, Jakarta Timur.

Diameter pistonnya 58 mm. Bila dikawinkan stroke Vario Techno 125 (57,9 mm), kapasitas silinder jadi 152,8 cc. “Mendem bibir piston saat di titik mati atas (TMA) diset 0,8 mm dari bibir silinder,” terang Iman Gunawan, mekanik SM. Rasio kompresi terukur jadi 11,6 : 1. Bahan bakar pakai Shell V-Power.

Pasokan bahan bakar diperbanyak. Injektor turut diganti pakai kepunyaan PCX 150. Sedang untuk mengkail angin deras, throttle body diganti milik Honda New CBR 150R yang dikombinasi air filter Ferrox. Diameter venturinya, 30 mm.

Tak cukup sampai di situ, profil kem dikustom berdurasi 270. Lalu, gas buang diperlancar lewat knalpot merek CMS. “Debit bensin disesuaikan lewat piggyback Power Commander V (PCV),” tambah Koko Adiyaksa, store manager SM.

Urusan mesin beres, giliran revisi bagian penyalur daya ke roda belakang. “Kampas ganda, rumah kopling dan roller yang diganti pakai produk high performance. Roller usung 11 gram rata,” terang Iman. Hasilnya, ketika Vario 150 cc ini didyno ulang, peak power langsung mencuat jadi 13,47 dk/8.100 rpm. Sedang torsi puncak tembus 11,88 Nm/8.100 rpm. Itu artinya, power dan torsi naik 6,45 dk dan 4,5 Nm. Mantab! (www.motorplus-online.com)

Rabu, 01 Oktober 2014

Honda Bikers Day 2014 di Pantai Pandawa Bali

 
Honda Bikers Day (HBD) merupakan gathering akbar komunitas dan klub baik Honda maupun umum. Dengan mengusung tema : Satu Hati Dalam Harmoni Indonesia, HBD 2014 akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 November 2014 dengan mengambil tempat nan eksotis Pantai Pandawa - Bali. 

Event Honda Bikers Day kai ini merupakan penyenggaraan yang ke-6 kalinya, setelah tahun lalu HBD 2013 diselenggarakan di Pantai Anyer-Banten. HBD pertama diadakan di Pantai Pangandaran pada bulan Desember 2009, dilanjutkan HBD ke-2 di Kiara Payung Bandung Desember 2010, kemudian HBD ke-3 diselenggarkan di Gn Bromo - Pasuruan Desember 2011. Sementara HBD ke-4 diselenggarakan di Candi Prambanan Yogyakarta pada Desember 2012. 

Even Honda Bikers Day selalu memilih tempat wisata nan eksotik khas Indonesia sebagai tempat penyelenggaraa. Untuk tahun ini penyenggaraan dilakukan di Pantai Pandawa sebuah tempat yang eksotik di Selatan Pulau Dewata Bali. 

Jadi jangan lewatkan event akbar tahun ini dan menjadi bagian dari kemariahannya. Daftarkan diri secara On line mulai tanggal 15 Oktober 2014