ARVC Team

Team ARVC saat berada di jembatan Suramadu.

ARVC Team

ARVC Team berpartisipasi dalan kegiatan JAMNAS PVN 3 di Malang

ARVC Team

ARVC Team berpartisipasi pada Vario Showcase di JAMNAS PVN 3 di Malang.

ARVC Team

ARVC Team dalam perjalanan menuju JAMNAS PVN 3 di Malang

ARVC Team

ARVC Team bersama anggota club motor Vario di JAMNAS PVN 3 di Malang

Rabu, 18 Desember 2013

100 Club Hadiri Jambore Nasional Paguyuban Vario Nusantara



Bandung - Pecinta Honda Vario yang tergabung dalam 100 klub Vario dari berbagai penjuru Tanah Air berkumpul mengikuti Jambore Nasional Paguyuban Vario Nusantara di Sasana Budaya Ganesha Convention Center, Bandung (8/11).

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) PT AHM Istiyani Susriyati mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Jamnas Paguyuban Vario Nusantara sebagai salah satu kegiatan yang dapat menyatukan komunitas atau Club pecinta motor Honda Vario.

 “Kebersamaan dengan konsumen kami harapkan tidak hanya terhenti pada saat membeli motor. Kami ingin terus membangun hubungan sinergis dengan konsumen agar mereka dapat terus merasakan komitmen kami menemani mereka mewujudkan impiannya, termasuk melalui wadah klub dan komunitas Honda,” ujarnya.

Jamnas Paguyuban Vario Nusantara ke-4 ini juga dimeriahkan oleh beragam aktivitas yang mampu menciptakan kemeriahan dan semangat kebersamaan di antara mereka, seperti permainan interaktif yang akan melibatkan para bikers. Mereka akan diajak untuk mengikuti permainan yang bersifat individu dan kelompok.

Setelah berkumpul di Sasana Budaya Ganesha tempat Jambore Nasional Paguyuban Vario Nasional diselenggarakan, para pecinta Honda Vario ini melakukan aksi sosial dalam bentuk pemberian sembako untuk Panti Jompo Budi Pertiwi yang diserahkan langsung oleh para perwakilan klub Honda Vario.

“Kami senang sekali bahwa pecinta Honda Vario memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Kami harapkan aksi peduli ini dapat menginspirasi anggota Club lain untuk berbuat hal yang sama saat mereka kembali ke daerahnya,” harap Istiyani.

Setidaknya 100 komunitas pecinta motor Honda Vario dan komunitas lain telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Jamnas Paguyuban Vario Nusantara 2013 ini. Mereka antara lain berasal dari HVRC (Honda Vario Rider Club – Bandung) ,ARVC (Automatic riders vario club-CIREBON) , HVC (Honda Vario Club) All Chapter, Javacomm (Yogyakarta Vario Community), HVOC-T (Honda Vario Owner Club Tasikmalaya), VOCS (Vario Owner Club Sukabumi), CHVC (Ciamis Honda Vario Community), VRB (Vario Rider Bogor) , VOC (Vario Owner Club) Malang, BVC (Balikpapan Vario Community), VMAC’S (Vario Matic Club Solo), dan VCS (Vario Club Surabaya).

Selain itu klub Honda Vario lain yang bergabung Jambore kali ini adalah VOC Klaten, HVS Honda Vario Semarang, D’javoe Jogjakarta, NVM (Next Vario Malang), TVC (Trenggalek Vario Club), BAVAS Banjar, VTOC Tegal, VACTA Tangerang , VIP (Vario Independent Ponorogo), MVP Purwodadi, VANILA Boyolali, VBC Vario Banjarsari Club, VRC Banten, VOC Tangerang, CVC Ciputat, dan VIS Vario Independent Serang.

Tak ketinggalan klub Vario dari luar Jawa juga ikut dalam gathering akbar ini antara lain HVOC Lombok, VBC (Vario Bali Club), Viber (Vario Bali Rider), Vanatic Medan, HVCL (Honda Vario Club Lampung), IVC (I’m Vario Club Bengkulu), VCB Bima,Virgin Vario Club Jambi, BVC (Bontang Vario Club), dan Vario Mahakam, serta masih banyak lagi club Vario lainnya. Sementara itu, klub lain di luar komunitas pecinta Vario di bawah Paguyuban Ikatan Motor Honda Bandung dan Forum Club Motor Bandung juga ikut meramaikan acara Jamnas Paguyuban Vario Nusantara ini.

Jumat, 26 Juli 2013

Tips Mudik Aman dan Nyaman Dengan Sepeda Motor 2013


Indonesia memang memiliki tradisi yang sangat unik yaitu mudik. Mudik pasti menjadi agenda yang rutin bagi anda yang memiliki kampung halaman. Berbagai macam masyarakat mudik dengan menggunakan berbagai macam kendaraan pula. Salah satunya adalah sepeda motor. Menurut laporan, setiap tahunnya para pemudik yang menggunakan sepeda motor sangat mendominasi perjalanan mudik. hal ini terjadi karena kendaraan bermotor roda dua merupakan kendaraan yang terjangkau dan hampir dimiliki oleh semua keluarga, sehingga prosentase penggunaannya saat mudik pun menjadi besar.

Saat anda memilih kendaraan roda dua ini untuk digunakan sebagai kendaraan menuju kampung halaman, pasti kenyamanan dan keamanan saat berada diperjalanan menjadi suatu hal yang sangat penting. Namun saat anda mudik dengan sepeda motor, sebenarnya hanya ada dua hal yang perlu anda perhatikan yaitu kesehatan dari kendaraan anda dan juga kesehatan fisik bagi pengendaranya. Berikut ada beberapa Tips Mudik Dengan Berkendaraan Roda Dua Atau Motor yang mungkin bisa membantu anda dalam perjalanan mudik :

Cek kondisi motor :

Pastikan sepeda motor Anda berada dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan. Lakukan perawatan setidaknya seminggu sebelum perjalanan, sebagai antisipasi jika motor Anda perlu mendapatkan perawatan lebih di bengkel. Jangan lupa untuk mengganti oli, karena perjalanan mudik yang cukup jauh membutuhkan kerja ekstra dari mesin motor Anda. Jangan lupa juga untuk mengecek rem, rantai, lampu, dan juga roda kendaraan Anda. Pastikan semuanya dalam kondisi baik agar mudik berjalan dengan lancar.

Jangan melebihi kapasitas :

Sepeda motor adalah kendaraan roda dua yang dirancang untuk dua orang pengguna. Namun ketika mudik, tidak jarang tiga sampai empat orang turut menaiki kendaraan ini. Terutama keluarga yang membawa anak-anak mereka. Belum lagi dengan barang bawaan yang tidak sedikit dan akan membahayakan keselamatan. Jika anggota keluarga Anda cukup besar, sebaiknya jangan menggunakan motor untuk mudik, karena hanya akan membahayakan keselamatan Anda dan anggota keluarga Anda.

Cek barang-barang yang akan dibawa :

Siapkan SIM dan STNK, dan letakkan di tempat yang aman tetapi mudah dijangkau. Bawa barang seperlunya saja. Seringkali pemudik ingin membawa apapun yang bisa dibawa untuk dibagikan dengan sanak keluarga di kampung, tapi melupakan keamanan dirinya sendiri. Buat Anda nyaman selama perjalanan. Jangan sampai barang bawaan Anda menjadi halangan karena harus mengeceknya setiap saat.

Perlengkapan mudik :

Kenakan baju dan jaket yang nyaman untuk diri Anda. Jangan lupa kenakan helm untuk keamanan. Dalam perjalanan jauh seperti ini, sebaiknya Anda menggunakan sepatu dan kaus kaki agar kaki Anda tetap terlindung selama perjalanan. Sandal tidak dianjurkan, terutama sandal jepit, karena berbahaya bagi perjalanan Anda. Hal ini juga berlaku bagi seluruh anggota keluarga, karena perlengkapan mudik adalah hal yang krusial yang perlu diperhatikan tidak hanya bagi pengendara tapi juga anggota yang ikut bersamanya.

Biar lambat asal selamat :

Setiap kali Anda merasa lelah, jangan paksakan diri Anda melanjutkan perjalanan. Beristirahatlah sejenak untuk memulihkan tenaga. Anda bisa memilih SPBU sebagai tempat alternatif untuk beristirahat sekaligus mengisi bensin kendaraan Anda. Jika Anda berpuasa selama mudik, perhatikan juga ritme tubuh seperti waktu sahur dan berbuka. Jangan sampai bayangan ingin cepat sampai di kampung halaman membuat Anda memaksakan diri dan melupakan hak tubuh Anda.

Kenali rute perjalanan :

Lakukan penelitian kecil mengenai rute yang akan Anda lewati selama mudik. Catat baik-baik rute yang aman bagi sepeda motor, karena pengendara motor lebih rentan terhadap kecelakaan maupun ulah bajing loncat khususnya di daerah-daerah sepi dan rawan. Akan lebih baik lagi jika Anda melakukan konvoi dengan pemudik sepeda motor lainnya. Beberapa kepolisian daerah bahkan menyediakan pengamanan khusus untuk para pemudik kendaraan roda dua, agar mereka tetap aman berkendara hingga di kampung halaman tercinta.

Terakhir dan yang paling utama, jangan lupa untuk berdoa sebelum memulai perjalanan. Mohonlah kepada-Nya agar perjalanan mudik Anda dimudahkan serta dijauhkan dari mara bahaya, sehingga niat suci Anda untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga di kampung halaman dapat terwujud.(AMIEN)

Kamis, 18 Juli 2013

willujeung milangkala 4th Paguyuban Vario Jawa Barat.

 
 Kami keluar besar ARVC CIREBON mengucapkan HAPPY ANNVERSARY KE 4TH PVJB (PAGUYUBAN VARIO JAWA BARAT), Semoga di hari jadi PVJB yang ke empat tahun ini akan semakin menjadikan kita sosok pribadi yang dewasa. Penuh tanggung jawab dan berpikir matang. Semoga semua masalah yang kita hadapi bukan akan menjauhkan hubungan persodaraan kita, melainkan semakin mendekatkan kita. karena permasalahan adalah sebuah ujian yang pasti ada dalam setiap langkah kita dan harus diselesaikan dengan cara bijak.PVJB-SADOEDOELOER- SADOEDOELOER-PVJB.


#ARVC- BROTHERHOOD WITHOUT BOUNDARIES !!

Jumat, 31 Mei 2013

Honda Buat mesin Global Skutik 125 cc . . . Peluru 2012?


Bro sekalian . . . Honda global telah melepas release bahwa mereka telah membuat sebuah mesin skutik 125 cc yang mereka Klaim lebih durable (tahan lama), nggak berisik, dan lebih hemat bahan bakar !! Dan mesin ini akan menjadi mesin standart Global untuk skutik 125 cc Honda . . . seperti uga mesin 110 cc yang nempel di motor motor skuik hondalainnya. Lho Kan udah punya mesin PCX 125? Yang ini jadi apa dong?...

Kayaknya gini bro . . . mesin nya PCX 125 itu tidak didaulat menjadi mesin yang digadang gdanagkan untuk motor yang dijual dnegan jumlah produk yang buanyaaaaak, karena . . . disinyaklir memang harga / ongkos produksinya tinggi sehingga, untuk ngerek ke posisi entri level-mid level agak susah . . . makanya Honda Buat solusi lain . . . pengen mesin bertenaga seperti PCX dan berbasis PCX 125 tapi masih tetep murah dan terjangkau . . . nah itulah yang disinyalir merupakan visi Mesin ini, cmiiw

Mesin ini akan jadi basis motor skutik Honda di 2012 nanti . . . disinyalir kuat iyah bro . . . Honda jepang sendiri bilang ” This new engine will be mounted on a variety of 125cc scooters to be sold in many countries around the world and is planned for global rollout starting from 2012 ” Nahh . . . beberapa bulan yang lalu tmcblog sempet denget sesuatu dari Informan bahwa honda sedang bmengembangkan skutik 125 cc entah lah nanti bentuk nya seperti apa . . .namun sepertinya ini jawabannya


Apa aja Yang menjadi Update Mesin Skutik ini :
* Pengurangan gesekan antara silinder dan Piston dengan model Offset cylinder.

* Penurunan Bobot Piston

*Permukaan silinder tipe ” spiny sleeve” (seperti kulit jeruk) Untuk mempercepat penyaluran panas . . . ini mendukung proses pendinginan mesin yang cepat

*bearing rocker arm shaft berbentuk cangkang kerang untuk mengurangi gesekan

* Roller yang lebih kecil dan lebih ringan
* peningkatan efesiensi radiator menjadi 1,5 kali lebih efesien dibanding radiator tipe lama (seperti yang dipake di Vario, cmiiw) sehingga menyebabkan pendingin cukup menggunakan fan yang lebih kecil dan ringan

* membutuhkan vlume Oli transmisi yang lebih sedikit dibanding mesin 125 cc honda sekarang (PCX 125)
* Penggunaan bearing pada tiga sumbu transmisi yang bisa mengurangi gesekan 20% saat motor dijalankan 50 km/jam

* Mengunakan ACG Starter . . . woooow . . . berarti memang harus Injeksi nih skutik . .. Penggunakan ACG Starter sangat Klop untuk fitur Idle stop yang menurut tmcblog sangat kereen . . .mesin mati sendiri tanpa dimatikan untuk menghemat bahan bakan dan nyala sendiri dengan sedikit membetot gas . . . hmmm

silahkan dikunyah kunyah . . . lalu untjk selanjutnya yang penting adalah . . . ditunggu penampakan Kode NC12 nya di TPT . . . bukan begitu bro? . . . semoga Berguna

Honda Vario Techno 125 PGM-Fi 2013, Akan Pakai Teknologi ISS







ManiakMotor - Canggih dengan teknologi Idling Stop System (ISS). Wah apa itu? Bahasa sederhananya teknologi yang satu visi dengan injeksi dan misinya irit, karena mesin bekerja efisien. Keduanyanya saling terintegrasi untuk mamatikan mesin di saat tak berguna.

Isu ISS ini yang paling santer akan ditancap pada Honda Vario Techno 125 PGM-Fi 2013. Katanya sih akan segera dirilis PT. Astra Honda Motor (AHM). Berarti prosesi launchingnya sedang dipersiapkan. Karena jawaban seluruh personil AHM di Sunter, Jakarta Utara, sama semua tuh. “Tunggu saja Mas,” kompak mereka dengan suara ala penyanyi, ada suara satu, 2 dan 3 sampai tak bersuara pun ada.

Sebenarnya ISS telah mematihidupkan engine Honda PCX 150, itu lho, matik mewah yang harganya Rp 35 juta. Juga telah terpasang pada Honda SH yang dijual di Vietnam atau Honda Click 125i (Vario Thailand). Teknologi ini akan mematikan mesin jika kelamaan stasioner di rpm paling bawah saat gas tidak diputar. Ya namanya juga idling, brosist. Ia secara otomatis akan membaca idle yang kelamaan. Misalnya dalam tiga menit terjebak macet, mesin akan mati tiba-tiba.

Dan apa yang terjadi sodara-sodara? Cerrr.., eh hidup lagi tuh. Bukan sulap bukan sihir, tidak perlu pencet tombol starter apalagi putar kunci kontak segala, tapi cukup putar selongsong gas. Asal sekelar ISS dibikin on, maka sistem elektronik ISS akan aktif. ISS selain mengiritkan bahan bakar yang lebih boros di putaran bawah, juga mencegah jam terbang mesin yang sia-sia saat berhenti pada kemacetan.

Bicara perubahan bodi, bisa saja hanya bermain fitur dan striping seperti Honda Spacy 2013. Kan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Honda, agar tak bosan dengan cat yang itu-itu saja. Soal harga, ditaksir dan boleh taruhan, kira-kira lebih mahal 1 juta dari versi lama yang dibanderol Rp 15.100.000.

Spesifikasi Honda Vario Techno 125 PGM-Fi Lama

* Panjang X lebar X tinggi : 1.918 x 689 x 1.103 mm
* Jarak Sumbu Roda : 1.281 mm
* Jarak terendah ke tanah : 128 mm
* Berat kosong : 112 kg
* Tipe rangka : Tulang punggung
* Tipe suspensi depan : Teleskopik
* Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
* Ukuran ban depan : 80/90 � 14 M/C 40P
* Ukuran ban belakang : 90/90 � 14 M/C 46P
* Rem depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
* Rem belakang : Tromol
* Kapasitas tangki bahan bakar : 5,5 liter
* Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
* Diameter x langkah : 52,4 x 57,9 mm
* Volume langkah : 124,8 cc
* Perbandingan Kompresi : 11,0 : 1
* Daya Maksimum : 11.3 PS / 8.500 rpm
* Torsi Maksimum : 1.1 kgf.m / 5.000 rpm
* Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0,8 liter pada penggantian periodik
* Kopling Otomatis : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
* Gigi Transmsi : Otomatis, V-Matic
* Pola Pengoperan Gigi : -
* Starter : Pedal dan Elektrik
* Aki : 12 V � 5 A.h (tipe MF)
* Busi : ND U22EPR-9, NGK CPR7EA-9
* Sistem Pengapian : Full Transisterize, Baterai

Sistem Rem Vario CBS???? Apakah Berbahaya












Temen-temen banyak yang nanya apakh sistem rem Honda Vario itu Aman??? karena kita dimanjakan oleh rem dan gimana kalo kampas rem belakang habis atau depan yang habis???

ih biar nggak pada penasaran yuk kita telusuri Vario CBS

Informasi tentang teknologi Combi Brake System (CBS) di Honda Vario Techno pasti sudah pada ngerti. Namun banyak yang memprediksi kalau keberadaan CBS tadi malah bikin bahaya? Apa sebab?

jika kampas rem belakang habis, yang menekan hanya rem depan maski tuas kiri yang ditarik. Jadinya malah bahaya jika melintas di jalanan berpasir. “Bisa gedubrak lantaran rem depan ngunci,”

Menjawab keraguan keunggulan teknologi CBS dan pikiran seperti para konsumen, mari tanya pada yang tahu. Kita tampilkan Handy Hariko, Deputy GM Technical Service Division PT AHM (Astra Honda Motor) untuk menjawab.

Menurut bapak berkantor di Part Centre, Jl. Tipar Inspeksi, Cakung Drain, Cakung-Jakarta Timur, mekanisme CBS pada Vario Techno takkan mempengaruhi kerja rem depan bila kampas rem belakang mulai tipis.

“Artinya, tuas rem depan tetap akan tertarik seperti biasa tanpa harus ngelock, meski tuas rem belakang ditarik full,” jelas Handy yang juga aktif di balap OMR Honda.

“Itu karena CBS memiliki komponen equalizer di tuas rem sebelah kiri. Di mana tugas equalizer mengatur penuh jarak main tuas rem belakang, juga mengontrol kerja knocker joint di master rem depan. Sehingga jarak main tuas rem nggak kebablasan dan berfungsi seperti biasanya,” jelasnya.

Pun begitu, bila kampas rem belakang mulai menipis, sejatinya bisa dikontrol oleh konsumen itu sendiri. Dan indikatornya bisa dilacak melalui rasa pengereman. Seperti kurang pakemnya rem belakang bilamana tuas rem belakang sudah ditarik full atau penuh.

Namun kalau ingin lebih yakin lagi apa benar kampas rem belakang mau habis, Handy kasih saran. Katanya untuk melihat posisi jarum penunjuk batas keausan atau batas penggantian kampas sebagai indikator ada di panel kampas rem belakang.

“Jika posisi jarum penunjuk sudah ada di belakang tanda atau melewati batas tanda pada saat tuas rem ditarik penuh, diharapakan kepada konsumen untuk segera mengganti kampas rem belakang dengan yang baru,” anjurnya.

Tapi jika posisi jarum penunjuk masih ada di tengah, namun kemampuan pengereman belakang sudah mulai berkurang bagaimana? Disarankan untuk penyetelan ulang mur penahan batang pengait atau paha ayam yang ada di ujung kabel rem. Alhasil, jarak main tuas rem belakang akan kembali seperti semula dan nggak terlalu dalam.

Nah, yang perlu diperhatikan bilamana konsumen ingin ganti kampas rem belakang baru. Pemilik motor Vario CBS Techno disarankan untuk menyeting ulang mur penyetel (adjuster) knocker joint yang ada di bagian bawah master rem.

“Kenapa harus diseting kembali, sebab saat ganti kampas rem belakang kan semua peranti harus dicopot, termasuk mur adjuster. Tujuannya agar proses pemasangan lebih mudah dan ketika dipasang kembali, jarak main knocker joint sudah pada posisinya,”

Hanya saja jika konsumen tidak yakin dengan setingan mur adjuster, ada baiknya minta bantun mekanik yang ahli. Hal ini mengingat jarak main knocker joint dengan equalizer sangat mempengaruhi kemampuan kerja CBS secara keseluruhan.

Jadi tetap saja konsumen harus lebih teliti. Bukan hanya pemakai Vario CBS Techno, pengguna motor lain juga begitu. Feeling atau rasa berkendara yang paling tahu adalah penunggangnya, bukan mekanik atau pabrikan pembuat motor itu sendiri.

Kalau sedikit berbeda dari kondisi normal, segera kasih tahu mekanik untuk segera diservis. Biar tidak cilaka dan ongkosnya lebih murah.

Rabu, 22 Mei 2013

Tips Modifikasi Honda Vario Bore-UpPilihan Karburator Untuk Vario Bore-Up, Sesuaikan Mesin & Kebutuhan



OTOMOTIFNET - Bore-up Honda Vario? Agar tarikan tetap mumpuni, otomatis karburator aslinya yang tipe vakum ukuran 22 mm harus diperbarui dan disesuaikan dengan kebutuhan mesin, dong. Umumnya sih, model skep manual dan berventuri besar. “Kalau enggak diganti kasihan mesin, bisa jebol karena gak sesuai dengan ruang bakar yang sudah gede,”



Nah, memilih karbu pengganti tentu harus cermat. Artinya, ukuran diameter venturi besar yang cocok sama Vario (gbr.1) dan apa kudu mengganti intake manifold atau tidak? Sehingga kebutuhan bahan bakar yang diisap mesin tidak kekurangan atau kelebihan. Gbr 2 Gbr 3 Gbr 4“Vario bore-up 150 cc ke atas, paling gak pakai karbu ukuran diameter 28 mm, kayak karbu Honda NSR-SP, Honda CBR 150 atau Yamaha RX-King diameter venturi 26 mm. Usahakan beli yang orisinal, gampang nyetingnya,” kata Ari Gepenk mekanik GMotor.


KEKURANGAN DAN KELEBIHAN :
Tiap karbu gede ini, punya plus minus tersendiri. Untuk karbu NSR SP/PE 28, karena sama-sama Honda, bisa langsung pasang. Kekurangannya, suplai bahan bakar agak boros dan suara lebih beringas. Harga part itu di kisaran Rp 700 ribuan (KW 1).



Lalu kelebihan karbu CBR 150, banyak barang bekasnya. Sehingga lebih murah. “Selain itu besarnya 28 mm, suara besutan tetap lembut, bensin lebih irit dan pengaplikasiannya tak banyak diubah serta cuk bawaan masih bisa dipakai. Kalo harga barunya Rp 1,5 juta,”

Sedang komponen King, juga bisa diadopsikan Plug n Play (PnP), tapi filter udara harus disesuaikan dengan peranti tersebut. “Untuk bensin juga irit dan harga bekasnya sekitar Rp 400 ribuan,”

Untuk ngukurnya bisa pakai sigmat (gbr.2), kalau setingan main atau pilot jet tergantung permintaan mesin (gbr.3). Sedang proses aplikasi ke intake motor Agnes ini, lebih bagus klemnya diganti lebih besar (gbr.4). “Biar gak ada kebocoran yang bikin motor brebet,”

Lalu yang ingin mengaplikasikan karbu racing atau aftermarket dengan diameter venturi lebih besar (di atas 28) bisa aja, namun banyak yang harus disesuaikan pada intakenya, bahan bakar lebih boros dan peranti tersebut banyak diaplikasikan pada motor road-race atau drag

Safety Riding.. Apaan sih?


Contributed by Andry Berlianto
Edited by Saftari

Kondisi seperti saat ini membuat sepeda motor menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis sebagai alat transportasi baik pribadi maupun keluarga. Kemampuan melalui jalan yang relatif kecil (selap selip) seakan membuat motor menjadi kendaraan ‘bebas macet’ dan efektif, sementara itu juga konsumsi BBM yang sangat irit membuat kendaraan ini sangatlah ekonomis.

Namun sayang juga ketika demikian mudahnya memperoleh sepeda motor, tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan sekencang-kencangnya, atau sangat lambat dan lain-lain yang membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya. Menurut survey tim safety riding course, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan.

Mungkin disinilah perlunya kita ikut suatu klub motor. Apakah itu klub motor sejenis maupun klub motor berbagai merek, yang penting adalah klub yang bisa membina kita menjadi bikers yang baik dan tertib.
Klub motor yang baik salah satunya adalah klub yang peduli dengan keselamatan dan keamanan berkendara.
Beberapa klub yang saya kenal, melakukan acara khusus untuk melatih dan memberi pencerahan tentang keselamatan dan keamanan berkendara. Bahkan untuk menggelar acara tersebut dilibatkan juga beberapa vendor sebagai sponsor, yang artinya semua sepakat akan pentingnya keselamatan.

Safety Riding ! Sama halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.


Dalam pelatihan Safety Riding, disajikan dalam teori dan praktek.
Umumnya dalam teori dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi berkendara yang ideal, dan lain-lain.

Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain:

Sarung Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat memegang grip/handle motor.

Jaket, sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar.

Helm, (minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna helm ‘catok’ dan sejenisnya.

Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh lapisan kaki.

Secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan:

-Teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang, dan kombinasi keduanya. Teknik ini untuk membiasakan bikers untuk membedakan fungsi dua sisi rem saat hendak berhenti ber-akselerasi.


-Teknik “slalom” dengan cone di lintasan. Teknik ini untuk melihat kemampuan peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya dengan asumsi kendaraan sedang src=”http://www.saft7.com/techtips/safetyriding/safetyriding-03.jpg” />

-Teknik berjalan di lintasan ala “bumpy-road” , teknik ini untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.



-Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah.



Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk peserta pelatihan Safety Riding.

Dari materi-materi seperti inilah diharapkan muncul niatan dari para pengendara untuk membiasakan diri sendiri memberi upaya keselamatan berkendara. Gampang-gampang susah, itu ternyata pendapat yang muncul di benak peserta setelah semua sesi praktek dilapangan dilakukan.
Dari sekian banyak poin yang dipelajari peserta semua memiliki arti masing-masing dengan kesimpulan bahwa keselamatan berkendara amatlah dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Ya ! Semua dimulai dari diri sendiri, alangkah baiknya jika hasil kursus singkat ini dapat dibagi dengan rekan-rekan lain sesama pengendara.

Buktikan bahwa kita mampu berkendara dengan baik, tidak sembrono, tidak ugal-ugalan, patuh lalu-lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan serta memberi contoh positif kepada sesama pengguna jalan.

Safety is Everything bro !

Rabu, 13 Maret 2013

Rawat Tutup Tangki, Cegah Mesin Mati Mendadak


Tangki bensin berfungsi untuk tempat bahan bakar yang akan dikirimkan ke ruang bakar melalui karburator atau throttle body di pacuan injeksi. Saat kita melakukan perawatan terhadap kondisi saluran bahan bakar motor kita namun jangan lupakan juga pengecekan pada tutup tangkinya.

Karena tutup tangki bahan bakar bukan hanya berfungsi sebagai penutup tangki. Tapi, berfungsi juga sebagai jalur pernafasan bahan bakar yang mengalir dari tangki ke karburator. Jika sampai saluran pernafasan yang hanya sebesar jarum tersebut tersumbat, bisa dipastikan terjadi kevakuman di dalam tangki. Akibatnya, bensin tertahan di tangki dan tidak mau mengalir.

Ada beberapa kejadian motor mati mendadak karena bahan bakar tidak bisa mengalir. Sebabnya saluran pernafasan yang berada pada tutup tangki mengalami penyumbatan.


“Ada beberapa keluhan dari konsumen, motornya mati mendadak disebabkan karena bahan bakar tidak bisa mengalir ke kaburator. Setelah dilakukan pengecekan, baru ketahuan jika penyebabnya saluran pernafasan yang ada di tutup tangki tersumbat kotoran,” buka Yunan dari bengkel TSM yang ada di Karangduren, Tengaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah.

Gejala ini bisa dilacak untuk lebih memastikannya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan cara menghidupkan sepeda motor dengan kondisi tutup tangki terbuka. Jika motor bisa hidup normal ketika tutup tangki dibuka, maka jelas permasalahannya pada tutup tangki yang tersumbat.

 Mengatasinya, bersihkan saluran pernafasan yang tersumbat tersebut.“Untuk membersihkan kotoran yang menutup saluran pernafasan itu, bisa menggunakan udara bertekanan atau angin dari kompresor. Sehingga kotoran bisa lebih maksimal dibersihkan,” tutup pria yang juga hobi adventure ini. (motorplus-online.com)

Tanda-Tanda Kampas Rem Habis, Cari Dari Banyak Indikator!


Rem komponen vital pada tunggangan. Tanpa di dukung performa bagus pada peranti ini, pengendara tidak akan nyaman selama melakukan perjalanan. Apalagi buat motor yang tidak didukung engine brake dan sistem pemidah dayanya. Kendaraan maunya nyelenong terus meski tuas rem sudah dalam ditekan.

Nah, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, enggak ada salahnya jika mengetahui masalah pada perangkat cieet. Terutama di masing-masing jenis dan tipe motor.

Triknya sangat sederhana, yaitu dengan mengetahui secara dini ciri-ciri fisik dan non fisik kalau kampas rem di motor mulai habis. Atau ada komponen yang mesti disetel dan diperbaiki jika memang harus dilakukan.

Berikut tanda-tanda rem mulai habis atau lagi bermasalah, yang mungkin bisa jadi panduan para pemilik motor. Terlebih lagi saat ini sedang musim hujan. Yuk disimak.

Bisa Dari Cakram dan Teromol Kampas rem tipis bisa dilihat dari ketebalannya. Tapi, kalau kampas rem boros, jangan salahkan kampas yang jelek. Bisa jadi piringan atau teromol roda yang memang waktunya diganti. Apalagi gesekan di kedua peranti memungkinkan lapisan teromol dan cakram ikut terkikis.

Logikanya, kampas habis permukaannya pasti lebih keras. Jika dipaksakan, bisa bikin teromol atau cakram baret. Alhasil, lapisan teromol berkurang atau diameter teromol jadi makin mekar.

“Sesuai buku panduan, diameter teromol ada batasan. Rata-rata semua pabrikan merekomendasi toleransi penambahan diameter teromol antara 0,75 sampai 1 mm. Angka itu total pembesaran diameter teromol. Jadi, kira-kira pengurangan lapisan teromol akibat gesekan maksimal 0,5 mm,” wanti Abdul Syukur alias Adung, kepala mekanik Honda AHASS Andalas di Kembangan, Jakarta Barat.

Ciri di Rem Teromol Meski sudah dilakukan pengecekan melalui rasa dan indikator, tapi rem motor tetap enggak mau pakem. Jalan paling aman dengan memeriksa kondisi kampas yang terpasang. Apalagi di tunggangan pada umumnya mengunakan rem hidrolik dan manual (teromol).

Untuk rem tipe teromol, indikator kampas rem mulai tipis bisa dilihat dari permukaan kampas yang bentuknya melengkung. Kalau permukaan bagian paling atas sudah tipis (tidak melengkung lagi), dan ketebalannya mendekati jarak 1,5 mm ya segera diganti. Di khawatirkan besi kampas akan bersingungan dengan teromol.

Lewat Rasa dan Indikator Kampas rem tipis atau bermasalah bisa dibaca melalui rasa juga indicator penunjang kerja rem teromol atau cakram. Tentu tanpa harus buka dan lihat kondisi kampas di kaliper atau teromol, jadi nggak perlu repot kalau cuma mau tahu masalahnya.

Untuk mengetahui melalui rasa, ciri-cirinya bisa dirasakan kalau posisi tuas rem semakin dalam saat di tekan. Apalagi pada saat tuas di tekan, tunggagan sedikit mengeblong kalau nggak kuat menekannya.

“Biar lebih yakin, coba lihat dari wadah minyak rem. Jika posisi minyak di bawah tulisan lower level, itu tanda kampas rem mulai tipis. Dan buat rem teromol, indikatornya bisa lihat tanda panah di dekat batang pengukit pada panel rem.

Rem Rem Cakram Juga Sama, Sama halnya dengan rem tipe cakram. Meski rasa dan indikator pada komponen penunjang rem bukan lagi pastokan, maka kampas rem di dalam caliper pun mesti di bongkar dari rumahnya.

Dan untuk mengetahui kampas rem mulai tipis dan minta diganti, cirinya ketebalan kampas sudah mendekati angka 2 mm. Lebih mudah lagi kalau lubang (nut) penyekat sisa serbuk kampas sudah tipis.

“Selain ketebalan kampas, pastikan juga permukaan warna kampas nggak mengkilap. Apalagi di gosok tetap tidak bisa hilang. Itu tanda kampas sudah keras dan tidak maksimal menjepit lantaran licin permukaannya,” imbuh Teguh Wiyono, mekanik Ganesha Motor di Jl. Raya Bekasi Km. 23, Cakung, Jakarta Timur. (motorplus-online.com)

Problem Busi Honda Vario, Coba Atasi Pakai Busi Dingin


Tarikan Honda Vario Techno 125 PGM-FI mbrebet pada putaran bawah kerap dialami beberapa pemiliknya. Memang ini membuat berkendara jadi terasa kurang nyaman.

Dengan persoalan ini, pabrikan Honda juga tidak tinggal diam. Langkah yang diambil untuk menghilangkan masalah mbrebet itu mengganti tipe businya dengan yang berkarakter lebih dingin.

Dari pabriknya, Vario Techno 125 PGM-FI dibekali busi dari dua vendor yang berbeda. Tapi, yang dipasang di motor, ya tetap satu, lho. Karena kan memang mengaplikasi satu busi di ruang bakar. He,he,he...

Untuk NGK pakai yang kodenya CPR7EA-9 dan Denso pakai yang kodenya 22EPR9. Meskipun beda vendor busi, tapi sebenernya spek kedua busi ini sama untuk Vario Techno 125 PGM-FI.

“Sebetulnya businya sudah sesuai spesifikasi mesin, tapi masalahnya bisa jadi dari kualitas bahan bakar yang kurang bagus. Ini yang sebabkan gejala motor brebet,” menurut sumber dari PT Astra Honda Motor (AHM).

Nah, menurut pengujian yang dilakukan pihak AHM, penyebab mbrebet sebetulnya bukan dari busi bawaan Vario Techno 125 PGM-FI itu sendiri. Baik itu NGK ataupun Denso, tak masalah. Tapi disinyalir dari bahan bakar yang mengandung ferrocene.

Ferrocene ini, semacam aditif bahan bakar yang dipakai buat meningkatkan level kadar oktan di bahan bakar. Sayangnya efek aditif ini bisa menimbulkan deposit di ruang bakar, bahkan di elektroda busi.

Padahal, busi yang bagus mempunyai karakter self cleaning alias bisa membersihkan deposit sendiri ketika busi berada di suhu tertentu. Adanya deposit di elektroda, tentu membuat letikkan api menjadi tak sempurna dan mengganggu kinerja mesin.

Pengalaman mbrebet itu sempat dirasakan Cipto Sumayanto. Pria ini, salah satu pemilik Honda Vario Techno 125 PGM-FI. “Motor saya sempat mengalamai masalah tersendat-sendat, nah saat servis saya meyampaikan keluhan ini di bengkel AHASS,” bilangnya.

Kemudian, ketika itu juga langsung ditangani dengan penggantian busi baru. Namun tipenya berbeda dari yang lama.

“Setelah pulang dari bengkel, sampai saat ini enggak ada lagi masalah mbrebet tuh,” ujar pria yang tinggal di Karang Tengah, Jakarta Selatan yang dapat busi ini dengan cuma-cuma dari dealer tempatnya servis.

Busi baru yang giganti, kebetulan memakai NGK kodenya CPR9EA-9. Busi ini sama dengan yang dipakai pada Honda BeAT injeksi. Dimana, spesifikasi busi ini tertera di katalog skubek itu.

Dari kodenya tergolong busi dingin. Busi dingin ini, memiliki karakter punya kemampuan menyerap serta melepas panas kepada sistem pendinginan lebih cepat dari pada busi standarnya.

Karena mampu bekerja pada temperatur ruang bakar yang lebih rendah. Maka bisa saja pengendapan deposit menjadi lebih cepat dihilangkan ketimbang aplikasi busi tipe panas. Mungkin, ini yang menyebabkan gejala yang Cipto rasakan tak muncul lagi. (motorplus-online.com)

Ganti Part CVT, Satu Paket Lebih Pasti


                                                    Ini khusus untuk Honda BeAT

Untuk meningkatkan akselerasi dan laju motor matik banyak yang utak-atik daleman CVT. Seperti mengganti puli, roller atau per CVT. Semua bisa dibeli ketengan tapi harus seting sendiri.

Nah, keahlian seting itu bagi orang awam susah. Bagi yang tidak mau repot bisa aplikasi paket set yang diluncurkan TDR Racing. Satu paket sudah lengkap. Hasilnya juga lebih pasti high performance. Tinggal plug and ride.

Terdiri dari satu set puli depan-belakang, termasuk bushingnya. Tinggal copot komponen yang lama dan pasang buatan TDR Racing ini. Benny Rachmawan dari Development Product TDR Racing kasih keterangan. Katanya memiliki beberapa keuntungan. Apa saja tuh?

Pertama, dapat meningkatkan akselerasi dan spontanitas sewaktu bukaan gas. Secara teori, dengan tarikan spontan tidak hanya membuat laju lebih cepat, tapi juga bisa membuat efisiensi bahan bakar.

Kedua, yang pasti mesin bakal bisa teriak lebih bebas. Karena, “Ruang gerak pada roller lebih panjang dibandingkan aslinya, sehingga dapat meningkatkan akselerasi pada putaran atas,” jelas Benny. Ruang gerak roller yang lebih panjang membuat posisinya bisa lebih naik. Mampu menjepit puli lebih rapat. Posisi v-belt di puli depan lebih tinggi. Ini yang membuat top-speed bisa bertambah.(motorplus-online.com)



Selasa, 12 Maret 2013

Memilih Radiator Coolant, Jangan Tertipu Warna


Istilah radiator coolant (RC) tak asing bagi pemilik motor yang dilengkapi radiator. RC ini diyakini lebih membantu proses pendinginan mesin dibanding dengan air biasa. Bahkan beberapa APM (Agen Pemegang Merek) pun merekomendasikan penggunakaan RC dibanding air. Benarkah? Yuk, kita kupas.

Sistem pendingin radiator, wajib dibantu oleh air. Fungsi air ini bersirkulasi di dalam mesin sehingga menjaga mesin dalam temperatur ideal. Apabila mesin terlalu panas, jadinya overheat.

“Sebetulnya, menggunakan air biasa pun tidak masalah. Hanya saja harus dipilih yang benar-benar tidak mangandung mineral (alkali) dan asam. Air mengandung mineral akan menyebabkan radiator berkerak. Bila terlalu banyak mengandung asam, akan menyebabkan korosi. Nah, karena kualitas air tidak bisa dipastikan inilah makanya orang beralih ke RC,” buka Antony Setiadi, pakar kimia lulusan Amerika.

Kandungan di RC itu sendiri adalah air murni, glycol dan anti-karat. Glycol menjadi unsur terpenting di dalan RC. Karena fungsinya, “Menaikan titik didih air, dan menurunkan titik beku air. Di daerah tropis seperti Indonesia, fungsinya lebih ke menaikkan titik didih. Karena kita tidak ada musim salju,” tambah pria berkacamata ini.

Sampai berapakah kenaikan titik didih air di radiator? Itu tergantung berapa persen kandungan glycol di coolant itu sendiri. Misal, kandungan glycol-nya 10 persen, maka titik didih air naik hingga 110 derajat celcius.


Jadi, fungsi coolant bukan untuk mendinginkan temperatur, tetapi memperpanjang titik didih air di dalam sistem pendinginan. Jadi, kalau ada yang bilang radiator coolant bisa mendinginkan temperatur mesin, itu bohong.

Selain itu, glycol juga mengandung bahan pelumas. Karena air di dalam radiator kan juga melewati water pump. Nah, part ini perlu pelumasan agar awet.

Di pasaran, RC dijual dalam 2 kemasan. Kemasan langsung tuang dan kemasan konsentrat. Untuk kemasan konsentrat, maka kita harus mencampurkan coolant tersebut dengan air. Karena di dalamnya hanya murni glycol. Kandungan lain yang ada dalam RC adalah anti-karat. Anti-karat ini bertugas melindungi besi di dalam radiator biar tidak korosif. Sehingga, radiator tidak gampang bocor.

Jadi, kalau memilih RC lihatlah spesifkasi. Perhatikan kandungan glycol di dalamnya dan juga ada anti karatnya atau tidak. Jangan terpaut pada warna saja. Karena warna merah, kuning maupun hijau itu tak punya pengaruh berlebih.

“Itu hanya zat pewarna biar tampilan menjadi terlihat menarik saja,” tegas pria yang juga menciptakan cairan pembersih senjata di dunia militer ini. (motorplus-online.com)

Kotoran di Kembangan Ban, Berpotensi Merusak!



Kotoran yang nempel di tapak atau di kembangan ban motor, kalau bisa jangan dicuekin. Apalagi, ban ibarat sepatu atau sandal sebagai pelindung tapak kaki pada manusia.

Sehingga, perlu juga dirawat dan dijaga agar tidak merusak semua bagian yang ada di ban. Sebab kotoran yang lama didiamkan, bisa bikin umur ban jadi pendek selain dapat mengurangi performanya.

Nah, di musim hujan kayak gini perawatan ban jadi sangat penting. Guyuran air di jalan membuat aspal atau beton jadi kotor oleh lumpur atau kerikil. Keduanya bisa dengan gampang nyelip di celah kembang ban. Selain bisa bikin slip waktu roda berputar, lumpur yang mengering atau kerikil di celah ban bisa bikin umur ban makin pendek.

Kotoran di sisi ban merusak kompon di sisi samping ban. Karena kotoran kering, kompon pun ikut kering. Lantaran tidak segera di bersihkan, akhirnya bagian luar ban yang paling vital jadi gampang pecah-pecah, retak-retak alias crack.

Sebaliknya jika debu atau kerikik yang nyelip di celah, malah bisa menimbulkan akibat lebih parah. Jika ada kotoran, saat mengelinding putaran ban jadi tidak balance.

Memang tidak terasa di setang. Tapi justru itu makin bahaya. Bahkan jika ada genangan air, kembang ban jadi nggak maksimal memecah air. Akibatnya keausan ban tidak merata. Makanya, sering kejadian ban peyang alias habis tak rata. (motorplus-online.com)

10 Pola Pikir yang Salah Saat Berkendara


KOMPAS.com -- Salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan raya adalah pengendara yang kurang antisipasi terhadap kondisi jalan. Menurut Jusri Pulubuhu, instruktur kepala konsultan keselamatan jalan raya Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), semua itu dipicu karena sebagian besar pengguna jalan raya di Indonesia saat ini masih memiliki pola pikir yang keliru.

"Pola pikir saat di jalan raya ini lebih penting daripada keterampilan mengemudi atau berkendara dalam menentukan keselamatan di jalan," tutur Jusri dalam kunjungan ke redaksi Kompas, Kamis (16/2/2012). Pola pikir akan melandasi perilaku seseorang saat berada di jalan raya.

Menurut instruktur keselamatan mengemudi yang sudah berpengalaman puluhan tahun itu, ada 10 pola pikir salah yang lazim ditemui pada pengguna jalan, yakni:

1. Jalan raya adalah sarana umum, yang seperti sarana umum lainnya, seperti lapangan bola, telepon umum, halte bus, sudah minim risiko. Padahal, faktanya, angka kematian di jalan raya makin tinggi dari tahun ke tahun, dan bahkan sudah menjadi tiga besar penyebab kematian utama di dunia. Jalan raya adalah tempat yang sangat berbahaya dan segala macam pengguna jalan dengan berbagai tingkat pengetahuan, pola pikir, kondisi fisik, kondisi psikologis, dan keterampilan berbeda-beda bercampur jadi satu.

2. Jalan raya telah diatur oleh polisi, sehingga keselamatan terjamin. Faktanya, polisi tidak mungkin mengawasi dan mengatur perilaku berkendara para pengguna jalan di setiap jengkal dan sudut jalan raya. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab individu setiap pengguna jalan.

3. Mengoperasikan kendaraan bermotor (baik mobil maupun sepeda motor) di jalan raya adalah pekerjaan fisik biasa, seperti pekerjaan fisik lainnya, sehingga tidak membutuhkan persyaratan khusus. Padahal, mengendarai kendaraan bermotor adalah pekerjaan berbahaya dengan risiko kematian tinggi, sehingga diperlukan berbagai persyaratan khusus pengendara secara fisik, psikologi, maupun mental serta pengetahuan akan kendaraan dan jalan raya yang mumpuni.

4. SIM adalah bukti pengemudi telah berhak berada di jalan raya. Padahal, SIM bukanlah "tiket" yang membuat seseorang berhak menggunakan jalan raya seenaknya. SIM seharusnya menjadi bukti kompetensi seseorang telah layak mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. SIM yang diperoleh tanpa melalui proses uji kompetensi berarti menunjukkan pemilik SIM tersebut belum tahu apakah ia kompeten atau tidak.

5. Faktor utama kecelakaan adalah kurang terampilnya pengemudi. Bahkan seorang pembalap yang paling berpengalaman pun tak luput dari risiko kecelakaan di jalan raya. Keterampilan mengemudi hanyalah satu dari banyak faktor keselamatan mengemudi. Yang lebih penting adalah pola pikir dan pemahaman tentang berbagai risiko bahaya di jalan raya.

6. Pejalan kaki telah paham akan bahaya (sehingga kita bisa berjalan seenaknya di jalan raya). Di Indonesia, kita masih akan menemui pejalan kaki yang menyeberang jalan di tempat yang tidak semestinya, seperti di jalan yang telah diberi pagar pembatas atau bahkan di jalan tol sekali pun, atau pejalan kaki yang nekat menyeberang jalan secara tiba-tiba tanpa menimbang kondisi lalu lintas. Sebagai pengendara kendaraan bermotor, camkan bahwa hal itu bisa terjadi setiap saat dan selalu siap mengantisipasi jika itu terjadi.

7. Jalan sepi berarti aman, kecepatan bisa ditambah semaksimal mungkin. Perlu diingat, dalam kondisi jalan sepi, misalnya pada malam hari, tidak cuma Anda yang berpikiran seperti ini. Para pengendara yang datang dari dalam gang, atau simpangan jalan lain, pun bisa jadi berpikiran sama. Dengan demikian, risiko kecelakaan justru menjadi lebih besar.

8. Minyak/cairan rem cukup ditambah jika kurang, tak perlu dikuras dan diganti. Minyak/cairan rem adalah bagian vital pada kendaraan Anda, dan seperti produk lainnya, memiliki batas usia pemakaian. Jika tidak diganti dan hanya ditambah, cairan baru akan bercampur dengan cairan lama, sehingga kualitas minyak/cairan rem itu akan terus menurun dan suatu ketika akan tidak bisa berfungsi efektif. Kuras dan ganti minyak rem di kendaraan Anda secara rutin menurut petunjuk di buku manual.

9. Rem berfungsi menghentikan kendaraan, sehingga saat ada ancaman bahaya di depan kita, rem akan menyelesaikan semua masalah. Kendaraan jenis apa pun dan dalam kecepatan berapa pun, tidak akan berhenti seketika begitu pedal rem diinjak. Belum lagi masih ada jeda waktu reaksi antara saat mata kita melihat bahaya sampai kaki atau tangan mengaktifkan rem, yang akan menambah jarak pengereman. Mengerem mendadak di saat kondisi jalan tidak ideal, misalnya, basah oleh hujan, atau dalam posisi kendaraan salah, saat setang berbelok atau miring jika menggunakan sepeda motor, justru bisa memicu terjadinya kecelakaan.

10. Kecelakaan adalah takdir, sehingga kita hanya bisa pasrah dan tak perlu mengubah apa pun. Kecelakaan adalah sesuatu yang bisa dicegah dan dihindari sejak dini. Mengubah pola pikir dan perilaku berkendara serta terus menambah pengetahuan tentang kendaraan, peraturan lalu lintas, dan jalan yang akan dilewati, akan membantu mengurangi risiko kecelakaan.

Rambu Lalu Lintas Bermasalah, Petunjuk Yang Bikin Bingung

                   Jangan salah kalau tiba-tiba ada motor nyelonong! Karena informasinya tertutup

Masih membahas rambu lalu lintas yang banyak tersebar di jalanan. Sebagian masih terlihat dan berfungsi, sebagian lagi sudah rusak. Parade foto terkait rambu lalu lintas yang tidak memberikan informasi memadai kepada pengguna jalan coba kami tayangkan.


                       Dijamin pusing tujuh keliling kalau coba membaca rambu lalu lintas seperti ini

Harapannya, pihak terkait bisa mengecek dan segera memperbaiki kondisi rambu lalu lintas yang ada di wilayahnya itu. Tentu dengan harapan agar pengguna jalan termasuk pengendara tidak menjadi korban sia-sia karena keberadaan rambu ini memang sudah tidak bermanfaat. (motorplus-online.com)

Waspada Risiko Celaka di Zona Bahaya Jalan Raya!



Kejadian yang menimpa almarhum Andre Mamuaya bisa jadi contoh betapa risiko di jalan berakibat fatal meski dalam kecepatan rendah. Pengendara kadang gak ngeh melihat tanda mobil yang hendak belok.

Pengendara sadar ketika jarak semakin dekat. Akibatnya tidak sempat ngerem. Efeknya menabrak sisi kiri mobil. “Kecepatan berpikir dan memutuskan sangat penting dalam situasi seperti ini. Kalau ragu mendahului sebaiknya tahan diri tunggu sampai mobil berbelok,” ulas Jusri Pulubuhu, seorang instruktur safety riding.



Sering kita melihat mobil yang hendak menepi. Salah satu tujuannya ada penumpang yang hendak keluar. “Secara psikologis, ketika mau keluar, penumpang di dalam akan keluar melalui pintu kiri. Karena jauh lebih aman dibanding dari kanan,” kata Agus Sigit Wicaksono, instruktur safety riding dari Wahana Makmur Sejati, main-dealer Honda di wilayah Jakarta-Tangerang.


Banyak kejadian motor disikat mobil dari belakang atau dari depan saat turn over atau U turn. Di sini logika wajib bermain. Pengendara yang sudah berpengalaman langsung memposisikan motornya melintang di antara pembatas jalur searah dan jalur berlawanan. Ia mengukur posisi buntut motor nggak nongol di arah belakang. Di sisi lain, mengatur posisi depan motor tidak nongol agar tidak dihajar mobil dari arah depan. (motorplus-online.com)

Jumat, 01 Maret 2013

Happy anniversary ARVC CIREBON

Detik demi detik tlah berganti menjadi tahun.
Langkah demi langkah pun tlah kami dilalui bersama suka mau pun duka,
Berbagai hal yg indah dan juga menyakitkan.
Semuanya pasti pernah terjadi dan terlewati.

Hari ini 1 maret 2013 di mana di tahun 2012 itu tanggal 29 febuary awall berdirinya kami..
Dimana hari yangg mungkin spesial buat kami.
Atau mungkin sebagai hari perenungan buat kami.
di mana suka dan duka kita mulai dengan bersama-sama.
Karna hari ini hari kelahiran kami ARVC CIREBON..

Mungkin Banyak mimpi dan harapan.. Doa-doa pun dipanjatkan di hari jadi kami. yang pastinya.. Untuk semua hal yg terbaik dan terindah. Merubah sifat. Merubah kepribadian. Merubah pemikiran Merubah semuanya menjadi lebih baik lagi dangan semangat untuk satu tujuan dan demi kebaikan kami bersama.

Semoga di hari jadi kami yang pertama ini,kami bisa lebih baik lagi untuk menjadi keluarga yang erat akan rasa kekeluargaanya dan organisasi
yang patut di contoh bagi masyarakat luas.
.
Selamat ulang tahun ARVC CIREBON. Selamat hari JADI. dan berduka untuk berkurangnya usia KAMI. Hanya kata kata dan doa yg bisa terucap. Untuk kami yang hari ini berulang tahun!!

brotherhood without boundaries

Selasa, 26 Februari 2013

Tips Berkendara Motor Bagi Ibu Hamil


Di era emansipasi seperti saat ini, wanita tidak kalah sibuknya dengan pria, termasuk dalam beraktifitas menggunakan sepeda motor. Bahkan dikala hamil, aktifitas berkendara menggunakan motor mesti dilakoni demi rutinitas. Penting diingat, faktor vibrasi atau getaran dari motor memiliki risiko terhadap kesehatan kandungan. Baik itu ketika motor dalam keadaan langsam maupun melibas medan yang rusak.

Wanita hamil diperbolehkan untuk mengendarai sepeda motor dengan catatan tidak ada faktor risiko, yakni sebelumnya sempat terjadi flek atau pendarahan. Dalam usia kandungan pertama sampai 14 minggu, merupakan usia kandungan yang rawan dan harus tetap diperhatikan bila sang ibu hamil masih mengendarai motor. Karena kondisi janin masih labil serta belum terlalu kuat untuk terkena guncangan saat melewati lubang atau jalanan rusak. “Kemudian pada usia kandungan 28 hingga 37 minggu kandungan harus tetap di perhatikan, itu juga merupakan fase-fase rawan.

Perlu juga diperhatikan karena kondisi fisik pada wanita hamil berbeda – beda sehingga harus di evaluasi, yaitu jika setelah setengah jam mengendarai motor lalu terjadi kontraksi atau mules – mules lebih baik jangan mengendarai motor lagi. Disarankan langsung istirahat tetapi ada juga wanita hamil yang daya tahan tubuhnya kuat. Untuk itu jagalah kondisi tubuh dan kandungan, jika tidak dalam kondisi yang fit lebih baik jangan memaksakan untuk tetap mengendarai motor.

semoga bermanfaat ya info dari kami..

Tips Berkendara Motor Jarak Jauh


Sekarang ini, kalau kita lihat di jalanan, lalu lalang kendaraan bermotor maupun mobil mulai terlihat selalu ramai. Dan tetap saja yang paling banyak mendominasi jalan raya adalah kendaraan roda dua.

Untuk itu, jangan dianggap sepele ya. Apalagi keluarga di rumah sudah menanti. Pastikan keselamatan diri adalah prioritas.

Berikut ini adalah 6 tips supaya badan tetap bugar ketika berkendara motor. 

1. Lakukan Pemanasan

Sebelum berangkat melakukan perjalanan yang membutuhkan waktu 1 – 2 jam, lakukan pemanasan layaknya sebelum berolah raga selama 3 – 5 menit. Hal ini dimaksudkan agar otot-otot seluruh badan tidak kaku, sehingga seolah tertarik kala duduk di atas sadel sepeda motor. Otot yang tidak kaku dan aliran darah yang lancar akan menjadikan badan lebih lentur. Sehingga, saat melakukan manuver di atas motor, otot-otot pun fleksibel.

Cara pemanasan pun tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Lakukan pemanasan mulai dari kepala atau leher, kemudian pundak, lengan atas, lengan bawah, pinggang, lutut, hingga pergelangan kaki. Setelah itu, lakukan relaksasi dengan menarik dan membuang napas secara perlahan tiga kali.

 2. Atur Posisi Duduk Yang Tepat

Cara duduk di atas jok atau sadel sepeda motor juga turut memberikan andil bagi timbulnya kelelahan. Upayakan posisi pinggang tegak namun tetap santai. Begitu pun dengan posisi tangan, pastikan tidak membentuk sudut 30 derajat dari setang. Oleh karena itu, upayakan setang motor tidak terlalu tinggi.

Posisi yang santai dan tidak membungkuk tersebut dimaksudkan agar pengendara bisa nyaman di saat melakukan manuver. Selain itu dengan posisi yang membungkuk dapat menekan otot perut. Bahkan, posisi seperti itu disebut-sebut sangat berpotensi menyebabkan wasir.

 3. Gunakan Helm, Jaket, Pelindung Lutut dan Siku Sesuai Standar

Hal lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah menggunakan peranti perlindungan yang sesuai standar. Helm menjadi perlengkapan yang wajib dipakai. Sebab, peranti itu sangat penting untuk melindungi bagian kepala bila terjadi kecelakaan, baik terjatuh maupun tabrakan. Fakta yang ada menunjukkan, 70 persen kematian saat kecelakaan diakibatkan oleh luka di kepala.

Adapun jaket, pelindung lutut dan siku, juga diperlukan agar bagian-bagian tubuh kita yang vital itu terlindungi. Satu hal lagi, saat berkendara itu sebaiknya memakai sepatu.

 4. Jangan Memakai Celana Ketat Celana

yang terlampau ketat akan menekan otot perut. Walhasil, pengendara tidak akan leluasa saat melakukan berbagai manuver. Terlebih bila perjalanan tersebut menempuh jarak puluhan atau bahkan ratusan kilometer.

Upayakan menggunakan celana yang sedikit longgar atau celana dari bahan kulit. Selain berhawa dingin, celana dari bahan kulit juga memberikan keleluasan saat Anda melakukan manuver.

 5. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat 

Selama perjalanan, banyak sekali cairan tubuh yang terkuras dalam bentuk keringat. Terkurasnya cairan tubuh tidak hanya berpotensi menyebabkan konsentrasi berkurang, begitu pun dengan tenaga.

 Akibatnya, kemampuan refleks Anda akan berkurang. Oleh karena itu bila Anda beristirahat upayakan untuk minum air putih sebanyak-banyaknya. Selain menjaga kesehatan ginjal, dengan banyak minum air putih akan mengurangi tingkat kelelahan.

 6. Segera Mandi Setelah Sampai Tujuan 

Selama ini terdapat anggapan, setelah melakukan perjalanan jarak jauh dilarang untuk segera mandi. Padahal, anggapan seperti itu salah. Pasalnya, sepanjang perjalanan tubuh banyak berkeringat. Aliran cairan tubuh tersebut bisa bercampur dengan berbagai kotoran yang melekat di tubuh.

Walhasil, pori-pori yang seharusnya menjadi saluran untuk mengeluarkan cairan dari tubuh tersumbat. Bila hal itu terjadi, maka rasa lelah pun akan semakin menjadi-jadi.

Selain itu, dengan mandi, aliran darah di tubuh juga akan lancar kembali. Bila tempat dan waktu tidak memungkinkan Anda membersihkan diri dengan mandi, upayakan mengelap badan, tangan, serta muka,dengan lap basah.

Semoga bermanfaat yaa....

TIPS BERKENDARA MOTOR SAAT MALAM HARI


Mengendarai motor saat malam hari sepertinya lebih menyenangkan. Tidak silau, lebih sejuk dan biasanya lebih sedikit kendaraan. Namun, berkendara pada malam hari justru lebih berbahaya!

Kecelakaan yang menimpa pengendara motor biasanya terjadi karena pengemudi lain tidak melihat motor yang ada didepannya. Risiko kecelakaan tersebut meningkat saat malam hari karena selain Anda tidak terlihat oleh pengendara lain, penglihatan Anda juga tidak sebaik saat siang hari.

Tenang... masih ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk meminimalkan risiko kecelakaan sehingga Anda bisa pulang dengan selamat sampai di rumah.

 1. Mudah dilihat

 Jaket kulit hitam yang Adan pakai memang tampak keren jika dipakai saat mengendarai motor. Namun saat malam hari, warna jaket yang hitam akan menyatu dengan kegelapan malam. Kenakan jaket berbahan flourescent sehingga sehingga jika ada sinar menimpa jaket tersebut warnanya akan berpendar dalam gelap. Sebaiknya kenakan juga celana, sarung tangan, dan helm dengan warna terang atau memiliki bagian yang bisa memantulkan cahaya. Sebagai tambahan, pilih stiker flourescent saat Anda menghias motor.

 2. Mudah melihat

Setelah memastikan bahwa pengendara lain bisa melihat Anda, pastikan Anda juga bisa melihat pengendara lain yang ada di jalan. Biasanya agar tidak silau saat mengendara siang hari Anda memberi lapisan pada helm. Seperti memakai kacamata hitam, lapisan tersebut melindungi mata dari terik sinar matahari. Namun, saat keadaan semakin gelap Anda jadi lebih sulit melihat. Anda perlu pilih-pilih helm yang tepat. Sudah banyak variasi helm dengan lapisan yang lebih adaptif sehingga tetap terang saat malam hari. Saat ini bahkan ada helm yang dilengkapi dengan kacamata hitam sehingga anda tidak silau di siang hari dan bisa melihat jelas pada malam hari.

 3. Perluas pandangan

Dengan menyesuaikan sudut lampu sorot atau lampu jarak jauh, Anda bisa meningkatkan penglihatan lebih baik di jalan. Anda jadi bisa melihat lebih jelas jika ada bahaya di depan. Hindari menganti lampu sorot dengan lampu neon. Cahayanya mungkin lebih terang, tapi lampu tersebut menyilaukan mata pengemudi lain yang berpapasan dengan Anda.

 4. Cek lampu-lampu kendaraan

 Sebelum berkendara pastikan lampu depan, belakang, rem dan lampu sen Anda berfungsi. Saat malam hari lampu rem dan sen jadi petunjuk bagi pengendara lain mengenai tindakan apa yang akan Anda lakukan, apakah Anda akan berhenti atau mau belok. Hindari juga modifikasi yang menyalahi aturan, seperti menganti lampu belakang yang biasanya berwarna merah dengan warna putih. Hal ini bisa membuat bingung pengendara lain.

 5. Jaga jarak

 Jika saat siang hari Anda biasanya 1-2 detik di belakang kendaraan yang ada di depan, saat malam hari usahakan Anda berada 3-4 detik di belakang. Tidak membututi dari dekat kendaraan yang ada di depan Anda juga membuat Anda mendapat pemandangan yang lebih luas. Selain itu, saat melintasi jalanan yang gelap akan lebih aman jika Anda mengendarai lebih lambat untuk memberikan kesempatan bermanuver atau merespon bahaya yang ada di jalan.

Senin, 18 Februari 2013

10 tips merawat motor di musim hujan


MUSIM hujan seperti saat ini, merawat motor harus ekstra keras, pasalnya kalau nggak dirawat bakalan cepet rusak. Untuk itu kita harus merawat motor dengan baik, kita harus pintar-pintar merawat motor karena jika kita lalai bisa-bisa akan membahayakan diri si pengendara. Nah, bagi Anda yang masih bingung untuk merawat motor di musim hujan, berikut ini beberapa tips merawat motor di saat musim hujan : 1. Cuci motor Setelah motor digunakan berkendara di tengah guyuran hujan, sebaiknya Anda mencucinya. Meski tak punya banyak waktu, sebaiknya Anda sempatkan untuk mencucinya Meskipun hanya mengguyur seluruh bodi dan bagian-bagian penting lainnya Selain untuk menjaga penampilan, mengguyur dan mengeringkan badan motor tersebut juga untuk mencegah timbulnya karat. 2. Ban Setelah selesai menerobos genangan air hujan, sebaiknya Anda memeriksa tekanan air ban. Pastikan besaran tekanan itu sesuai dengan standar pabrikan. Ban yang tekanan anginnya kurang dari standar, sangat rentan cepat aus. Pasalnya, dengan tekanan kurang, maka permukaan telapak ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan semakin banyak. Pada saat seperti itu, tarikan motor juga berat dan biasanya pengendara menarik tuas gas lebih kuat. “Akibatnya, gesekan pun semakin kuat. Di situlah ban cepat tipis atau gundul,” jelas Alex. Selain menjaga tekanan angin, sebaiknya juga mencuci ban. Sikat bagian telapak dan dinding samping ban. Hal ini selain untuk menghilangkan unsur asam yang ada di air hujan, juga unsur lain seperti lumpur atau kotoran yang menempel di ban. Beberapa kotoran seperti bekas deterjen, oli, minyak tanah, bensin, yang sebelumnya tumpah di jalan bisa terbawa atau berada di genangan air hujan. Unsur-unsur yang ada di zat itu memicu karet ban cepat getas. 3. Rantai Bagian lain dari motor yang rawan bermasalah setelah dikendarai di tengah guyuran hujan adalah rantai. Terlebih motor yang tidak menggunakan tutup rantai. Air hujan yang bersifat asam memicu terjadinya karat pada peranti itu. Pada sisi lain, setelah melibas lubang yang tertutup genangan air hujan, rantai juga kendur. Oleh karena itu, kencangkan setelan rantai sesuai dengan standar. Kemudian lumasi rantai dengan grease. “Sebaiknya menggunakan pelumas grease karena selain tidak menyiprat, juga awet, meski terguyur hujan,” saran Alex. Kendurnya rantai juga memicu gigi gir cepat tumpul atau patah. Sebab, ketika pengendara menarik tuas, rantai seolah dientak ke gir. 4. Kanvas rem dan piston cakram rem Kanvas rem terbuat dari bahan asbes. Bahan tersebut bila banyak terkena air akan menggelembung dan mengeras pada saat kering. Akibatnya, rem terasa keras pada saat pedal rem diinjak atau bahkan muncul suara mendecit atau suara keras lainnya. “Oleh karena itu, setelah motor dicuci dan dibersihkan, jalankan motor dan sering-sering menginjak pedal rem agar kanvas benar-benar kering,” kata Alex. Begitu pun dengan rem cakram di roda depan. Rem cakram bersifat terbuka. Padahal saat dipacu kencang di tengah guyuran hujan, kotoran menempel pada kanvas rem maupun piston. Bila itu terjadi, maka kinerja dua komponen itu tidak akan optimal. Oleh karena itu, sangat disarankan membersihkan keduanya dari kotoran setelah digunakan di tengah guyuran hujan. “Anda membersihkannya dengan tiupan angin bertekanan tinggi,” jelas Alex. 5. Busi Setelah motor selesai digunakan, sebaiknya Anda mencabut cop atau karet penutup busi kemudian tiup dan lap dengan air bersih. Begitu pula dengan kabel busi serta businya. Bersihkan bagian elektroda atau sumbu yang terletak di bagian bonggol busi. “Membersihkan elektroda tidak harus saban hari setelah motor digunakan, tetapi membersihkan cop dan kabel harus tiap hari,” ucap Alex. 6. Kotak saringan udara Udara merupakan unsur penting untuk pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin. Bila peranti ini basah karena air hujan masuk atau merembes ke dalamnya, maka udara akan bercampur embun. Akibatnya, pembakaran pun tak sempurna dan motor mogok. Oleh karena itu, bersihkan dan keringkan perangkat itu bila motor telah digunakan di tengah guyuran hujan. “Bagi motor yang dilternya dilepas, sebaiknya dipasang kembali,” saran Alex. 7. Knalpot Pada umumnya, bagian dalam knalpot dan leher knalpot akan keropos bila banyak kotoran menempel di bagian itu. Terlebih bila kotoran tersebut bercampur dengan air hujan. Oleh sebab itu, bila motor telah melibas genangan air hujan atau banjir dan air hujan masuk knalpot, sebaiknya air dikeluarkan. Setelah motor dicuci bersih, panasi mesin. Setelah itu, semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olisi bagian leher knalpot dengan grease. Kemudian panasi lagi mesin motor sekitar 5 menit. 8. Jari-jari roda Gunakan lap bersih untuk mengkeringkan jari-jari roda yang kebasahan. Bila tidak, jari-jari pada velg motor akan keropos. Keropos pada velg memang tidak tampak di luar, tapi terjadi di dalam velg. 9.Rem Depan / Belakang Seringkali rem akan bunyi apabila basah terkena air, amplas kanvas rem dan tromol agar rem lebih pakem dan menghindari bunyi. 10.Kabel Body Hindari kabel body dan socketnya dari air karena bisa mengakibatkan konslet sehingga bisa merusak komponen kelistrikan. Mudah - mudahan hal di atas bisa diperhatikan, sehingga umur sepeda motor anda bisa lebih lama. Sumber : http://daniel-maulana.blogspot.com/2011/11/110-tips-merawat-motor-di-musim-hujan.html#ixzz2LAokJP00

Rabu, 13 Februari 2013

Mengemudi Sambil Telpon Atau Ber-SMS? Mungkin Anda Sedang Berusaha Bunuh Diri




Mengemudi Sambil Telpon Atau Ber-SMS? Mungkin Anda Sedang Berusaha Bunuh Diri


Dalam rutinitas perkotaan yang demikian padat, proses komunikasi pun sangat berperan dalam mengatur dan membuat bermacam list agar sesuai alur. Alat komunikasi genggam atau handphone merupakan benda yang mampu membuat orang-orang saling terhubung diantara tingginya mobilitas mereka. Adanya handphone, membuat informasi dapat diterima kapanpun dan dimanapun. Namun, tentunya kita harus bijak dan cerdas dalam mempergunakan handphone. Alih-alih memudahkan, malah mencelakakan. Salah satunya adalah berinteraksi dengan ponsel (telepon atau SMS) selagi mengemudikan mobil maupun motor. Berkendara sangat membutuhkan konsentrasi penuh, karena bukan diri sendiri saja yang bisa celaka, orang lain pun demikian bahkan mencelakai. Saat interaksi dengan ponsel, otomatis perhatian kita teralihkan. Pandangan tidak lagi tertuju pada median dan situasi jalan.


Sebuah penelitian oleh University of South Caroline membandingkan bahaya antara percakapan di telepon saat mengemudi dengan percakapan dengan orang di sebelah pengendara. Hasilnya adalah percakapan melalui telepon mengandung bahaya 4 kali lipat ketimbang percakapan langsung dengan penumpang. Hal ini karena penumpang dinilai lebih bisa menilai kondisi berkendara dan lalu lintas secara langsung dibandingkan dengan lawan bicara di seberang telepon. Jika kondisi lalu lintas sedang menuntut pengemudi untuk konsentrasi penuh, maka lawan bicara yang berada satu kendaraan dengannya sadar atau tidak sadar menyesuaikan frekuensi dan materi pembicaraan. Beberapa negara sudah menerbitkan regulasi terkait penggunaan perangkan komunikasi bergerak saat berkendaraan. Sebagian kecil negara-negara tersebut (seperti Singapura, Jepang, dan beberapa negara bagian di AS) bahkan mengeluarkan larangan untuk penggunaan perangkat langsung maupun perangkat hands free nya. Sementara sisanya hanya larangan penggunaan perangkat langsung. Di Indonesia sendiri berdasarkan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penggunaan ponsel saat berkendara termasuk dalam pelanggaran pasal 283 UU no. 22 Tahun 2009 tersebut. Dalam Pasal 283 UU No 22/ 2009 disebutkan bahwa pengendara yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi seperti diatur dalam Pasal 106 Ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000. Dikutip dari situs koranjakarta.com, Menteri Telekomunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring mengatakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah penggunaan perangkat telekomunikasi saat mengemudi dan berkendara. Di Indonesia, angka kecelakaan lalu lintas cenderung naik. Angka korban tewas per hari mencapai 68 orang, dan salah satu pemicunya adalah penggunaan perangkat telekomunikasi saat berkendara. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, angka kecelakaan yang disebabkan berkendara sambil menelepon pada tahun 2009 baru 0,14 persen. Angka itu melonjak menjadi 1,67 persen pada 2010. Jadi demi keselamatan bersama, ada baiknya menepikan kendaraan saat menerima telepon atau membalas SMS. Karena hilangnya nyawa anda dan orang lain tak bisa dikembalikan dengan nominal 750.000 rupiah ataupun kurungan penjara selama 3 bulan. Read more at http://uniqpost.com/44832/mengemudi-sambil-telpon-atau-ber-sms-mungkin-anda-sedang-berusaha-bunuh-diri/

TIPS HILANGKAN RASA NGANTUK SAAT BERKENDARA

Kecelakaan lalin saat ini sebagian besar diakibatkan oleh hilangnya konsentrasi saat mengemudi. Momen hilangnya konsentrasi yang sering ditemui adalah melamun, rasa lelah/ kondisi fisik tidak fit sehingga tidak dapat berkonsentrasi dengan baik, dan datangnya rasa kantuk yang teramat sangat. Berkaitan dengan rasa kantuk memang terdengar seperti hal yang sepele, namun perlu biker ketahui faktor rasa kantuk masih menjadi penyebab terbesar kecelakaan lalu lintas saat ini. Wah wah wah… Memang ketika rasa kantuk itu datang, semua konsentrasi seakan-akan lenyap sesaat. Walaupun dalam waktu sesaat, secara visual kita tidak dapat melihat keadaan sekitar dan pikiran pun melayang ke alam bawah sadar. Keadaan seperti ini yang berlangsung secara berulang-ulang karena tidak menyempatkan diri istirahat sejenak sudah dipastikan akan mengancam keselamatan diri dan pengendara lainnya. Untuk menghilangkan rasa kantuk dan menjaga konsentrasi saat berkendara, kiranya biker dapat mencoba beberapa tips berikut ini: Mencuci muka terlebih dahulu, dengan mencuci muka bisa membuat biker menjadi lebih segar dari pekerjaan yang membuat anda lelah. Lakukanlah sedikit pemanasan sebelum berangkat. Dan tidak lupa juga melemaskan otot-otot yang tegang. Makan dan minum secukupnya sebelum mengemudi, hindari minum alkohol atau minuman yang bersifat merangsang adrenalin. Mulailah perjalanan anda dengan berdoa terlebih dahulu. Bila biker mengendarai kendaraan sendirian, hindarilah banyak melamun. Ada baiknya biker konsentrasi dan fokus terhadap jalan yang sedang ditempuh. Tentunya ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas tersebut. Sedia air minum secukupnya, bila perlu siapkan makanan kecil. Hindari memakai ikat pinggang terlalu kencang agar pernafasan tidak terganggu. Bilamana semua aktivitas di atas tersebut belum dapat membuat rasa kantuk berkurang, segeralah berhenti sejenak di tempat yang aman. Misalnya di warung makan atau warung kopi. Lebih bagus lagi jika biker mencuci muka lagi. Bila berhenti di warung kopi tidak ada salahnya untuk meminum sedikit kopi panas untuk menghilangkan rasa mengantuk. Orang yang mengendarai mobil atau motor sering merasakan ngantuk di jalan. Ketika mereka diserang kantuk, mereka biasanya beristirahat atau minum secangkir kopi yang mengandung kafein untuk mengurangi rasa kantuk.Yang bisa dilakukan untuk membunuh rasa kantuk, melakukan kedua hal tersebut. Dan tak hanya satu yang dilakukan seperti yang disimpulkan dari sebuah penelitian yang ditulis oleh Anahad O’Connor seperti yang dikutip dari The New York Times. Penelitian mengenai pengendara yang mengantuk diselesaikan dengan membandingkan pengendara yang mengantuk yang beristirahat tidur dan kelompok yang beristirahat dengan meminum secangkir kopi. Para peneliti menemukan bahwa tidur selama 15-30 menit dapat memperbaiki kewaspadaan dan kemampuan mengemudi. Banyak penelitian menyarankan orang untuk memerangi kantuk dengan meminum kopi. Meski begitu, dari serangkaian penelitian itu, para peneliti di Inggris menemukan bahwa meminum kopi dan kemudian diikuti dengan tidur selama 15 menit adalah cara yang paling efektif untuk memerangi kantuk. Para peneliti menguji seorang pengendara yang mengantuk dalam sebuah simulator. Mereka menemukan bahwa kombinasi dari meminum kopi dan tidur selama 15 menit dapat memperbaiki kemampuan dan mengurangi kantuk bagi pengendara lebih baik dari teknik yang biasa digunakan – seperti mendinginkan udara, tidur sejenak, istirahat tanpa tidur, meminum 200 mg kopi seduh. Metode ini dipercaya ampuh karena tidur selama 15 menit membantu menjernihkan otak dari kandungan adenosine. Sementara itu, kafein membutuhkan sekitar 20 menit untuk bisa mempengaruhi secara psikologis. Dampaknya seperti sebuah tamparan untuk membangunkan orang dari tidur. Ketika biker merasakan kantuk ketika berkendara, ambilah secangkir kopi dan lanjutkan dengan tidur nyenyak selama 15 menit, karena hal itu merupakan sebuah cara yang efektif untuk mengalahkan kantuk. Lanjutkan kembali perjalanan jika rasa mengantuk telah benar-benar hilang. Tips di atas semoga akan sangat membantu dan bermanfaat buat para biker semua, terutama yang suka sekali dengan perjalanan jaug seperti halnya Touring panjang yang memakan waktu ratusan kilometer dan tentunya mengahabiskan waktu yang panjang juga. Sehingga sangat menguras tenaga, stamina tubuh serta senantiasa memerlukan konsentrasi ekstra.

10 Tips Berkendara Saat Terpaksa Melewati Banjir


  1. INILAH.COM, Jakarta - Musim penghujan telah tiba. Jalan raya sering dipenuhi dengan genangan air sehingga menghambat kendaraan melintas. Repotnya, jika mau tak mau setiap hari kita harus melewati salah satu jalan yang terkena banjir atau genangan air tersebut. Baik untuk bekerja atau beraktivitas lain yang tak bisa ditunda atau dibatalkan. Jadi tak ada pilihan selain harus melewati genangan air tersebut. Untuk itu tentu saja kita perlu sedikit tambahan persiapan berupa kiat-kiat untuk melewati dan mengatasi masalah saat kendaraan kita harus melintasi genangan air tersebut. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda mengemudikan mobil di saat banjir melanda:
1. Kenali kendaraan kita Perlu diketahui jenis dan karakter tertentu yang terdapat pada mobil kita, seperti jenis kendaraan (sedan, pikap, atau jip). Sehingga kita dapat memperhitungkan batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam kabin atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui rumah saringan udara. Misalkan ketika mengendarai sedan yang dimodifikasi (ceper), maka kita harus sadar bahwa mobil itu memang terbatas sekali kemampuannya melalui daerah banjir. Jika hanya genangan air kurang lebih 25 sentimeter saja tak ada masalah. Tapi bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan, alias balik arah saja.

 2. Kuasai mobil dan kendarai secara halus Maksudnya adalah jangan terlalu takut dan cemas, sehingga jadi serbasalah di saat mengemudi. Tetap tenang, yang penting sejak awal kita sudah perhitungkan bahwa mobil kita akan mampu melewati genangan air tersebut. Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan, bahwa genangan tak mungkin mampu dilewati karena tinggi permukaan air yang di atas batas kemampuan mobil kita, jangan memaksakan untuk terus. Berbalik arah adalah terbaik.

3. Hindari Aqua Planning Aqua Planning adalah suatu keadaan terdapatnya air di antara ban dan permukaan jalan, sehingga traksi antara ban dengan permukaan jalan hampir tak ada atau nol. Hal ini disebabkan telapak ban atau kembangan ban tak mampu membuang air ke samping dengan cepat, sehingga kendaraan seolah-olah 'melayang' dan susah dikendalikan. Hal tersebut dapat Anda hindari. Caranya, sewaktu akan memasuki genangan air di depan, kurangi kecepatan dengan melakukan pengereman dan segera pindah ke gigi lebih rendah, sampai akhirnya ke gigi 1 (atau perseneling L pada mobil bertrasnmisi otomatis). Selama memasuki genangan, jaga rpm mesin jangan sampai terlalu rendah. Usahakan rpm selalu di atas 1500. Sebab Anda perlu menjaga traksi kendaraan. Dengan rpm tinggi, akan membuat traksi roda kendaraan semakin besar dan maksimal.

 4. Imbangi pengereman dengan engine brake Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya traksi (slidding), hingga pengendalian kendaraan menjadi kurang terjaga. Dengan pengereman yang dibantu engine brake, traksi ban akan selalu terjaga. Pengereman pun jadi lebih aman dan optimal.

 5. Hindari pengereman mendadak Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Anti-lock Brake System (ABS), yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali. Hal ini memang memerlukan jam terbang mengemudi dan pengalaman khusus mengenal karakter rem kendaraan kita sendiri.

 6. Amati segala sesuatu yang terjadi dengan mobil di depan Pada saat kendaraan harus melalui genangan air yang dianggap cukup dalam (sekitar kurang lebih 50 sentimeter), sehingga permukaan jalan tak tampak. Kemudian ada sesuatu yang terjadi dengan mobil di depan kita, misalnya terperosok lubang yang dalam. Anda tak perlu melakukan kesalahan yang sama. Saat melintas di tempat sama, pilih sebelah kiri atau kanan tempat lubang tadi.

 7. Amati genangan air terendah Jika diperhatikan, mobil yang melewati daerah banjir tentu menyebabkan terjadinya gerakan atau gelombang air di belakangnya. Nah, antisipasi kita saat berada di belakang kendaraan lain adalah memilih atau menyesuaikan jarak mobil dengan mobil di depan, yang terjadi gelombang air paling rendah.

 8. Kurangi tekanan ban Untuk menambah kemampuan traksi, bila perlu kurangi tekanan ban 1 atau 2 spek. Misalnya pada keadaan normal tekanan ban adalah 30 psi, untuk menghadapi musim penghujan ini sebaiknya dikurangi menjadi 28 psi. Tapi jangan lupa pada saat keadaan normal tambahkan tekanan seperti sebelumnya.

 9. Kemudikan mobil sedikit ke tengah Karena kondisi permukaan jalan tak tampak tertutup air, maka batas antara aspal dan bahu jalan tak kelihatan. Biasanya ada beda ketinggian di situ. Untuk menghindari terperosok ke bahu jalan, sebaiknya ambil haluan sedikit ke tengah.

 10. Normalkan atau keringkan kembali rem kita Setelah berhasil melewati suatu genangan banjir, perhatikan situasi jalan dan cari tempat yang aman dan tidak mengganggu pengendara lain untuk mengeringkan rem, terutama sistem tromol. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menginjak pedal rem dengan kaki kiri dan gas dengan kaki kanan secara bersamaan. Atur supaya mobil tetap dapat berjalan dengan pelan. Tak usah sampai terlalu jauh, cukup sekitar 10-15 meter saja. Dengan demikian akan timbul panas yang akan mempercepat keringnya tromol rem. [dari berbagai sumber/mor]

7 Tips Mencegah Mabuk Perjalanan

Anda mungkin pernah mengalami situasi ketika dunia di sekeliling Anda terasa seperti terus bergoyang, berputar dan bergerak. Kepala Anda menjadi pening dan perut Anda terasa mual. Itulah yang disebut mabuk perjalanan atau mabuk kendaraan. Anda biasanya mengalaminya ketika naik kendaraan, meskipun aktivitas lain seperti berjalan atau menaiki roller coaster dan wahana hiburan lain juga dapat menjadi pemicunya. Penyebab mabuk perjalanan Sampai saat ini tidak diketahui mengapa seseorang rentan mengalami mabuk perjalanan, sementara orang lain tidak. Bahkan, orang yang sama tidak selalu mengalami mabuk perjalanan di setiap kesempatan berkendara. Para ahli meyakini bahwa mabuk perjalanan terjadi ketika otak kewalahan oleh pesan-pesan berlawanan yang diterimanya dari sistem saraf. Otak mengindera sebuah gerakan melalui tiga jalur yang berbeda dari sistem saraf, yang mengirim sinyal-sinyal yang datang dari telinga bagian dalam, mata, dan jaringan bagian dalam permukaan tubuh (proprioceptor). Ketika tubuh bergerak dengan sengaja, masukan-masukan dari ketiga jalur itu terkoordinasi dengan baik. Ketika tubuh bergerak tanpa sengaja, misalnya ketika terjadi goncangan di dalam kendaraan yang kita naiki, otak tidak mendapatkan masukan-masukan yang terkoordinasi sehingga menjadi kacau. Gejala pertama biasanya adalah keringat dingin dan kepala seperti melayang. Tergantung tingkat keparahannya, gejala lain seperti mual, muntah-muntah dan kelelahan mungkin menyusul. Bila Anda adalah orang yang sering mengalami mabuk perjalanan, tujuh tips berikut dapat membantu Anda mencegahnya:
1. Memandang kejauhan Fokuskan pandangan Anda pada sebuah titik stabil yang jauh dari kendaraan Anda. Pandanglah ke cakrawala sejauh yang dapat Anda lihat. Hal itu akan mengurangi pesan simpang-siur yang diterima otak dari lingkungan sekeliling Anda. 2. Pilih tempat yang paling stabil. Perjalanan laut. Bila Anda menumpang kapal, kabin tengah bagian bawah adalah tempat yang lebih stabil dibandingkan kabin yang lebih tinggi. Bagian dek dapat menjadi pilihan berikutnya karena di sana Anda dapat memandang cakrawala yang jauh . Perjalanan udara. Ketika Anda naik pesawat, tempat duduk di sekitar sayap adalah bagian yang paling tenang karena gerakan pesawat berporos di situ. Akan lebih baik lagi jika Anda juga duduk di dekat jendela sehingga dapat memandang jauh ke luar. Perjalanan darat. Ketika naik kendaraan darat, duduklah di jok depan agar Anda bisa melihat jalan di depan dan tidak terpaku pada gerakan dan goyangan mobil. Anda juga bisa mengantisipasi lubang, gundukan, atau tikungan yang mungkin ada di depan. Bila Anda menaiki kendaraan pribadi, cobalah mengajukan diri untuk menyetir. Menyetir jarang sekali menyebabkan mabuk perjalanan karena membuat otak hanya sibuk memerhatikan situasi jalan di depannya. 3. Perhatikan makanan dan minuman Perhatikan konsumsi makanan dan minuman sebelum dan selama perjalanan Anda. Hindarilah makanan atau minuman yang dapat membuat perut Anda mual, makanan berat, makanan pedas/beraroma kuat dan makanan kaya lemak. Berhentilah makan besar satu jam sebelum Anda berangkat. Perut yang penuh memudahkan Anda mual dan muntah. 4. Bersikaplah santai Jangan tegang mencemaskan bahwa Anda mungkin akan mengalami mabuk perjalanan. Kecemasan semacam itu justru dapat memicu kehadirannya. Berusahalah sesantai mungkin. Ketika ada tanda-tanda awal, ambillah nafas dalam-dalam, tutup mata Anda, diam dan tanamkan sugesti bahwa Anda tidak akan mengalami mabuk perjalanan. 5. Jangan membaca di dalam kendaraan Membaca membuat pandangan mata Anda berpindah-pindah, tidak terpaku pada satu titik. Pada saat yang sama, tubuh Anda merasakan dan merespon gerakan-gerakan kendaraan Anda. Akibatnya, terlalu banyak sensasi yang dikirimkan ke otak Anda. Daripada membaca, Anda lebih baik mendengarkan suara musik yang membantu Anda rileks dan melupakan kecemasan Anda. 6. Minum obat anti-mabuk perjalanan Obat-obatan antimabuk jenis antihistamin harus Anda minum setidaknya satu jam sebelum perjalanan. Obat tersebut memerlukan waktu untuk diserap ke dalam aliran darah. Ketahuilah aturan pakai dan efek sampingnya. Jangan menyetir kendaraan bila hal itu tidak disarankan setelah meminum obat. 7. Jauhi orang lain yang mabuk Mabuk perjalanan bisa “menular”. Bila ada orang lain yang muntah di dekat Anda, Anda dapat ikut muntah. Sugesti sangat berperan dalam hal ini. Kitarilah diri Anda dengan orang-orang yang tidak rentan mabuk perjalanan. Jika ada orang lain yang terkena mabuk perjalanan, biarkan orang lain membantunya. Fokuskan pandangan Anda pada cakrawala yang jauh dan tetaplah bersikap tenang.